Festival hijau bsd city

Asyik, BSD Kini Punya Jalur Sepeda 16 Km

Kompas.com - 20/06/2011, 20:57 WIB

SERPONG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah akan meresmikan Jalur Khusus Sepeda BSD City Tahap Pertama sepanjang 16 km. Acara tersebut bersamaan dengan pelaksanaan Festival Hijau 8 BSD City 2011 dan Kampanye Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang di Taman Kota 2 BSD City, Minggu, 3 Juli 2011.

Selain peresmian jalur sepeda, rangkaian acara yang dihelat guna memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia, juga mengagendakan peresmian dan penetapan Taman Kota 2 BSD City menjadi Hutan Kota Tangerang Selatan oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani. Tema acara Festival Hijau 8 BSD City 2011 diselaraskan dengan tema nasional yaitu Hutan Penyangga Kehidupan.

“Pelaksanaan Festival Hijau merupakan agenda tahunan BSD City guna memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia. Tahun ini, penyelenggaraan Festival Hijau dilaksanakan bersama dengan Pemrov Banten dan Pemkot Tangsel dalam rangka mendukung kampanye lingkungan hidup dengan tekanan kepada peluncuran green life style seperti bersepeda di dalam Kota BSD,” ujar Direktur PT BSD Tbk Ignesjz Kemalawarta.

Igneszj menjelaskan, pelaksanaan Festival Hijau merupakan salah satu bagian dari prinsip pembangunan berkelanjutan dan bisa diwariskan (sustainable development) yang diterapkan di BSD City. Sustainable development memiliki tiga parameter yaitu pertumbuhan ekonomi, pengembangan kehidupan sosial dan budaya, serta pembangunan berwawasan lingkungan (green development) yang berjalan secara serasi, selaras dan seimbang.

“Pelaksanaan Festival Hijau BSD City menunjukkan bahwa sejak pertama dikembangkan hingga saat ini, BSD City sebagai sebuah permukiman skala kota sangat peduli terhadap upaya-upaya pelestarian lingkungan. Apalagi, sejak awal BSD City telah menerapkan prinsip pembangunan berwawasan lingkungan atau green development,” terangnya.

Mengenai jalur khusus sepeda, menurut Ignesjz, pada tahap awal BSD City menyediakan jalur sepanjang kurang lebih 16 km. Jalur tersebut bermula dari BSD Junction-Sekolah Santa Ursula-Autopart-Foresta-BSD Junction. “Tahap awal jalur khusus sepeda disiapkan sepanjang 16 km dengan lebar jalur 1,3 meter. Dalam pembangunan BSD City selanjutnya, jalus khusus sepeda menjadi prioritas kami,” terangnya.

Kegiatan lain pada pelaksanaan Festival Hijau 8 BSD City 2011 adalah penanaman pohon di Taman Kota 2 BSD City, pembuatan lubang biopori, penyerahan piagam kepada 10 sekolah calon peraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Banten, penyerahan hadiah sepeda kepada SMPN 13 Kota Tangerang selaku penerima Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional.

Selain itu digelar pula program car free day dan uji emisi di areal sekitar Taman Kota 2. Car free day dan uji emisi ini yang kedua kalinya dilaksanakan di BSD City.

”Dalam acara tersebut akan digelar pula sepeda santai yang akan diikuti masyarakat dan sejumlah komunitas sepeda di Tangerang. Rencananya, Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Selatan akan ikut bersama ribuan warga untuk bersepeda menyusuri jalur khusus sepeda yang akan diresmikan,” ujar Ignesjz.

Green Office Salah satu wujud kesungguhan dalam mengimplementasikan pembangunan berwawasan lingkungan (green development), PT BSD Tbk- Sinar Mas Land tengah menyiapkan lahan seluas 25 hektar di Central BSD yang akan digunakan membangun kawasan perkantoran hijau yang dinamakan BSD City Green Office Park.

Green Office Park terdiri dari 11 bangunan lima lantai. Bangunan tersebut telah mendapat sertifikat Green Mark Building sebagai salah satu standar sebuah kawasan ramah lingkungan atau Green Mark District yang dikeluarkan oleh Building and Construction Authority (BCA) Singapura.

Guna mendukung aktivitas Green Office Park, akan dibangun sebuah lifestyle mal (Breeze Mall) yang sebagian didesain bernuansa outdoor hingga memungkinkan semua pengunjungnya bisa menikmati udara alami dengan suasana yang teduh dan tidak mengandalkan pendingin udara. Sedang diupayakan Breeze Mall ini akan memperioleh Sertifikasi Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Dari sisi lingkungan, kawasan perkantoran hijau ini dirancang untuk mencegah erosi tanah, memperbanyak penyerapan air hujan, menekan panas perkotaan, menurunkan temperatur, dan menekan polusi suara.

Tak ketinggalan seluruh kawasan Green Office Park dilengkapi dengan jalur sepeda, parkir sepeda di gedung dan shower agar pekerja yang tinggal di BSD City dapat melakukan “Bike to Work.“ Bike to Work itu merupakan bagian dari konsep BSD Green Office Park. Green Office Building dirancang menghadap arah utara-selatan, sehingga penerangan dari cahaya matahari dapat dioptimalkan dan penggunaan energi dapat lebih efisien. (KSP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau