JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh menyebutkan, pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 7 persen masih dalam proses.
"Proses terus berlanjut. Semua masih dalam proses. Kami tidak bekerja melulu hanya berdasarkan deadline-nya kapan, tetapi lebih ke aspek-aspek terkait khususnya yang menyangkut hukum dan lain-lain," ungkap Darwin seusai menghadiri pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Gedung Nusantara III, DPR, Jakarta, Selasa (21/6/2011).
Darwin menyampaikan hal itu terkait dengan pertanyaan wartawan mengenai kapan surat dari Kementerian ESDM kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan dikeluarkan. Surat itu penting karena, menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, tanpa surat ini, pembelian belum bisa dilanjutkan.
Agus pun menyebutkan, Kementerian ESDM baru mengeluarkan satu surat yang diterima Kementerian Keuangan pada 18 Mei 2011, yang mengakui proses investasi sudah efektif dan dicatat di kementerian itu.
Ia menambahkan, jika surat itu cepat keluar, pembayaran akan segera dilakukan.
Sejauh ini, pemerintah melalui PT Pusat Investasi Pemerintah telah melakukan penandatanganan dengan Nusa Tenggara Partnership BV pada 6 Mei 2011. Harga yang didapatkan pemerintah untuk pembelian saham tersebut lebih murah, dengan harga 246,8 juta dollar AS, dari sebelumnya sebesar 271 juta dollar AS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang