Jakarta, Kompas
Pertemuan di Wisma Negara itu tidak lazim karena biasanya Presiden menerima tamu di Kantor Presiden. Namun, menurut Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, pertemuan diadakan di Wisma Negara karena peserta yang ingin beraudiensi dengan Presiden melebihi kapasitas ruang Kantor Presiden yang hanya bisa menerima tamu sekitar 15 orang.
Saat membuka pertemuan dengan fungsionaris PPP, Presiden mengungkapkan perasaan senangnya karena selama ini dapat bekerja sama dengan PPP. ”Sudah lama kita tidak bersua dalam hubungan yang lengkap seperti ini. Ada kenangan, kedekatan, dan kebersamaan saya sebagai presiden, pribadi, atau kapasitas lain,” kata Presiden.
”Presiden menilai PPP adalah partai yang banyak mengalami asam garam, pahit dan manisnya perjuangan bersama dalam politik,” kata Suryadharma.
Muktamar PPP kali ini merupakan muktamar yang dipercepat karena seharusnya digelar pada Februari 2012 mendatang. Percepatan ini dimaksudkan agar PPP memiliki waktu dan persiapan yang cukup untuk menghadapi Pemilu 2012. Sejauh ini, sejumlah nama meramaikan bursa calon ketua umum, antara lain Suryadharma, Ahmad Muqowam, Ahmad Yani, dan Muchdi PR.