Ereksi Optimal Kunci Kepuasan Seksual

Kompas.com - 23/06/2011, 11:21 WIB

KOMPAS.com - Sebagian besar pasangan suami istri di Asia menyatakan setuju bahwa tingkat kekerasan ereksi adalah faktor penting yang menentukan kepuasan dalam berhubungan seksual. 

Menurut survei seks terbaru bertajuk Ideal Sex Survey 2011 yang dilakukan Pfizer, sebanyak 79 persen pria dan 80 persen wanita menganggap ereksi adalah elemen terpenting untuk mendapatkan pengalaman seksual yang ideal. 

Survei ini melibatkan responden pria dan wanita yang aktif melakukan hubungan seksual di 10 negara Asia. Penelitian ini melibatkan 1.658 pria Asia, termasuk 220 pria di Indonesia dan 1.624 wanita Asia yang 200 di antaranya dari Indonesia.

Dr.Heru H.Oentoeng, Sp.And dari Asosiasi Seksologi Indonesia, menjelaskan hubungan seksual yang paling ideal adalah bertemunya kedua organ intim pasangan yakni penis dan vagina.

"Masak memerlukan variasi lain seperti lidah atau jari untuk mendapat kepuasan? Karena itu diperlukan ereksi yang tangguh," katanya dalam pemaparan survei tersebut di Jakarta (23/6/2011).

Dalam survey terungkap, pria dengan tingkat kekerasan ereksi  atau Erection Hardness Score (EHS) skala 4  - yang dianalogikan dengan timun - mengaku mereka sangat yakin melakukan hubungan seksual dibanding pria dengan nilai EHS 3 atau dianalogikan dengan sosis. Perbandingannya 50 persen versus 27 persen

Bukan hanya pria, kaum wanita dari pasangan pria EHS 4 ini juga mengatakan sangat puas dengan performa seksual pasangan mereka dibanding dengan pasangan dengan EHS 3 yang tingkat kekerasannya dianalogikan dengan sosis.

"Ereksi skor 3 atau sosis sebenarnya cukup keras, dan bisa dimasukkan tetapi kurang optimal dan masih 'lari'. Sementara kalau EHS 4 kerasnya sempurna dan pada tingkat yang menyenangkan," terang Heru.

Ia menjelaskan, pria dengan tingkat EHS 3 pada umumnya memiliki kondisi kesehatan yang buruk. "Jika sistem pembuluh darahnya baik, ereksinya juga bagus. Maka, jika ereksinya hanya level 3 pasti ada tanda-tanda penyakit di balik kondisi itu," paparnya.

Penjelasan Heru sejalan dengan hasil survei yang menyebutkan 62 persen pria yang mendeskripsikan dirinya berada di level EHS 4 mengatakan kondisi kesehatan mereka baik. Sedangkan pria dengan EHS 3 cenderung sakit-sakitan dan memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, obesitas, stroke dan disfungsi ereksi. Pria dengan ereksi EHS 4 juga memiliki kepercayaan diri lebih tinggi dibandingkan dengan pria EHS 3.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau