JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah salah satu kanopi sekolah dasar di wilayah Kwitang, Jakarta Pusat, ambrol, kini bangunan SD Negeri 02 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dalam kondisi memprihatinkan. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan akan merenovasi total bangunan SD Negeri 02 Kebon Jeruk. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo juga meminta agar kondisi bangunan sekolah menjadi prioritas.
"Setelah saya terima laporan, saya minta Dinas Pendidikan coba observasi yang benar di lapangan. Prioritas bukan di pembangunan laboratorium, tetapi di sekolahnya dulu. Saya harap ini menjadi perhatian. Jangan anggaran yang sudah diajukan dicoret, diganti dengan laboratorium karena kan tidak mendesak," kata Fauzi Bowo di Jakarta, Kamis (23/6/2011).
Ia menambahkan, anggaran rehabilitasi banyak yang dialihkan untuk kepentingan lain. Oleh karena itu, kebutuhan yang mendesak seperti terabaikan. Ia pun meminta agar hal mendesak bisa dijadikan prioritas. Ia mengatakan, kewenangan sepenuhnya tetap diserahkan kepada pihak Disdik DKI Jakarta. Ketika ditanya mengenai banyaknya sekolah di Jakarta yang rawan ambruk, Fauzi Bowo membantah hal tersebut. Menurut dia, banyak sekolah yang memiliki standar berkualitas baik.
"Memang ada satu atau dua kasus, mari kita lihat itu supaya kita nilai secara proporsional," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudhi Mulyanto mengatakan, usia gedung SD Negeri 02 Kebon Jeruk sudah mencapai puluhan tahun. Dengan demikian, perlu dilakukan perbaikan secara menyeluruh.
"Untuk SD Negeri 02 Kebon Jeruk ini akan direhab total untuk tahun ini. Pelaksanaannya pada September mendatang," kata Taufik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang