Afganistan

Kepungan Pengebom Bunuh Diri Tewaskan Polisi

Kompas.com - 26/06/2011, 03:13 WIB

PESHAWAR, KOMPAS.com — Sedikitnya 10 personel polisi tewas pada Sabtu (25/6/2011) ketika sejumlah anggota kelompok Taliban yang mengenakan jaket berisi bom, beberapa di antaranya mengenakan pakaian tradisional perempuan bercadar (burqa), mengepung satu kantor polisi di Pakistan barat laut, kata para pejabat.    

"Polisi telah mengambil kendali atas kantor polisi dan 10 personel polisi gugur dalam serangan tersebut serta enam penyerang tewas," kata Mian Iftikhar Hussain, menteri penerangan provinsi Khyber Pakhtunkhwa, kepada AFP.    

Para penyerang yang dilengkapi senjata api dan granat tangan telah menyerang kantor polisi Kolachi di dekat perbatasan distrik suku Waziristan Selatan dan menyandera sekelompok polisi. Hussain mengatakan, penyerang yang berpakaian burqa berniat membebaskan rekan-rekan mereka yang ditahan. "Para penyerang telah mempersiapkan pengepungan dan penyanderaan untuk menjamin rekan-rekan mereka bebas," kata Hussain.    

"Ketika mobil lapis baja kami memasuki kantor polisi itu, dua orang penyerang melakukan bom bunuh diri dan seorang pelaku bom bunuh diri tewas akibat terkena serangan roket," katanya.    

"Polisi menemukan tiga mayat anggota kelompok itu dan kepala tiga pelaku bom bunuh diri," katanya lagi.    

Menurut dia, setengah kantor polisi itu rusak dan 11 personel polisi cedera.    

Kepala Kepolisian Regional Imtiaz Shah mengatakan kepada AFP bahwa ada seorang perempuan di antara para pelaku bom bunuh diri.    

Shah mengatakan, pengepungan dimulai ketika para penyerang yang mengenakan burqa mengeluarkan senjata di pintu gerbang utama kantor polisi dan menewaskan sejumlah personel polisi yang bertugas di sana. Kemudian, para penyerang merusak dinding dengan granat tangan, yang memungkinkan lebih banyak pemberontak masuk ke kompleks kantor polisi itu. "Sekitar 17 personel polisi yang berdinas saat itu dijadikan sandera ketika mereka kehabisan amunisi," kata Shah.    

"Ketika pasukan keamanan diminta bantuan ke tempat kejadian dan menutup jalan masuk ke kantor polisi itu, dua penyerang melakukan bom bunuh diri, sedangkan tiga lainnya ditembak hingga mati oleh pasukan keamanan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau