JAKARTA, KOMPAS.com - Pembunuhan terhadap Putri Mega Umbuh (25), istri Kepala Subbidang Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau, diduga karena kedua pelaku, yakni R dan UJ, tepergok hendak mencuri di rumah korban. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar mengatakan, R adalah pembantu yang bekerja di rumah korban. Sebelum pembunuhan, R hendak mencuri bersama pacarnya, UJ, residivis kasus pencurian pada Jumat ( 25/6/2011 ) lalu.
"UJ kepergok masuk rumah," kata Boy di Gedung PTIK Jakarta, Senin ( 27/6/2011 ).
Setelah tepergok, pembunuhan pun terjadi. Boy belum mengetahui detail kronologis pembunuhan. Ia mengatakan, suami korban tak menemukan istrinya sejak Jumat sore. Pencarian pun dilakukan kepolisian setempat. Akhirnya, jenazah anak perwira menengah di Polda Bali itu ditemukan di dalam koper di Desa Telaga Punggur, Batam, dengan enam luka tusukan.
Boy menambahkan, para pelaku membawa jenazah keluar dari rumah dengan mobil milik korban. Mobil tersebut ditemukan tak jauh dari jenasah korban. "Eksekutornya diduga UJ. Hasil pemeriksaan diduga motifnya karena pencurian. Sedang diinventarisasi barang yang diambil. Petugas masih mendalami penyelidikan," ucap Boy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang