Visa on arrival

Wisman Cukup Bayar 10 Dollar AS

Kompas.com - 27/06/2011, 15:40 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Per 1 Juli, wisatawan mancanegara hanya butuh merogoh uang 10 dollar Amerika Serikat untuk berkunjung ke Indonesia menggunakan Visa On Arrival yang khusus berlaku di Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Batam, Bintan, dan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

"Visa tersebut hanya bisa digunakan kalau wisatawan asing masuk dan keluar wilayah Indonesia melalui pintu-pintu Imigrasi di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun. Ia bisa pergi ke mana saja di wilayah Indonesia, tetapi keluar dan masuknya harus melalui Batam, Bintan, dan Karimun," kata Kepala Bagian Program dan Laporan Direktorat Jenderal Imigrasi Friment di Batam, Kepulauan Riau, Senin (27/6/2011).

Masa tinggal di Indonesia maksimal tujuh hari. Tidak ada mekanisme perpanjangan masa tinggal dalam Visa On Arrival tersebut.

Kebijakan yang berlaku per 1 Juli itu merupakan aktualisasi Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-01GR.01.06 Tahun 2010.

Kebijakan baru tersebut merupakan aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan di Kepulauan Riau. Salah satunya adalah untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke provinsi tersebut.

Sementara Visa On Arrival yang berlaku nasional tetap berlaku di seluruh Indonesia, termasuk Bintan, Batam, dan Karimun, yakni maksimal tinggal 30 hari dengan biaya 25 dollar AS. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun Tahun 2009.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau