Richard Gere Ditawari Menjadi Duta Wisata Indonesia

Kompas.com - 27/06/2011, 18:00 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata saat ini menawarkan kesempatan kepada bintang Hollywood, Richard Gere, untuk menjadi duta wisata Indonesia. Sebagai seorang public figure , keterlibatan Gere diharapkan dapat meningkatkan gairah berwis ata ke Indonesia seperti yang telah dilakukan dua tokoh internasional yang telah ditunjuk sebagai duta wisata Indonesia, pendiri dan direktur utama perusahaan Microsoft, Bill Gates dan tokoh marketing dunia, Phillip Kotler.

Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Parisisata, Sapta Nirwandar, mengatakan, tawaran itu sudah disampaikannnya kepada Gere di sela-sela kunjungannya ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

"Kami sangat berharap Mr Gere bersedia. Namun, sementara ini, dia belum memberikan jawaban terhadap tawaran tersebut," ujarnya, saat ditemui, Senin (28/6/2011).

Gere, menurut Sapta, menjadi figur yang sangat tepat untu k mempromosikan Candi Borobudur. Sebab, selain sebagai seorang artis, kedatangan Gere sebagai seorang Buddhis dapat menginspirasi banyak orang, baik penggemarnya sendiri maupun seluruh umat Buddha untuk datang mengunjungi candi ini.

Sapta mengatakan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata merasa perlu untuk mengajak tokoh-tokoh dari mancanegara untuk terlibat sebagai duta wisata, karena promosi dari mereka akan lebih efektif menggenjot kunjungan wisata dari masyarakat seluruh dunia.

"Jika orang Indonesia mempromosikan Indonesia, ya itu wajar saja. Sebaliknya, ketika ada orang dari luar mempromosikan Indonesia, kata-kata dari mereka ak an lebih dipercaya publik secara luas, sehingga banyak orang akan tergerak untuk benar-benar datang ke Indonesia," ujarnya.

Upaya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk melibatkan orang asing sebagai duta wisata ini, sudah dimulai sejak tahun 2008. Sejak itu, kunjungan wisatawan pun terus meningkat berkisar 10-15 persen per tahun.

Gere dalam kesempatan itu, mengatakan, sangat senang untuk datang berkunjung ke Indonesia. Dengan semua kenyamanan dan keindahan berbagai obyek yang disaksikannya selama ku njungan, dia pun mengaku tidak keberatan untuk mempromosikan Indonesia ke seluruh pelosok dunia.

Minggu (27/6/2011), Gere diundang sebagai tamu khusus dalam pertunjukan sendratari mahakarya Borobudur. Dia tampak sangat menikmati sajian sendratari bersama istri nya Carey Lowell, dan putranya, Homer James Jigme Gere. Setelah pentas berakhir, Gere dan keluarganya, menyalami para pelakon sendratari dan menyempatkan diri berfoto bersama mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau