DP Tunjukkan Bukti Bedah Selaput Daranya

Kompas.com - 27/06/2011, 18:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam sebuah jumpa pers pada Senin (27/6/2011) di salah satu kafe di kawasan Kuningan, Jakarta, menjelang rilis film terbarunya, Dewi Perssik atau DP sempat menunjukkan bukti bahwa ia telah menjalani bedah selaput dara.

Didampingi oleh KK Dheraj, produser film terbaru yang dibintangi oleh DP, Pacar Hantu Perawan, yang membiayai operasi selaput dara DP, artis peran dan penyanyi dangdut ini menunjukkan dua lembar kertas serta plastik mika berisi gambar negatif hasil bedah selaput daranya. "Ini buktinya. Pada lembar (kertas) pertama ini keterangan rumah sakit yang Dewi April lalu dirawat hampir satu minggu. Di sini juga ada (gambar hasil operasi) negatifnya. Ini (kertas lembar kedua), hasil pencarian saya bersama (artis peran) Vicky Vette untuk lokasi operasi yang bagus," terang Dheraj.     

Tercatat pada lembar pertama, DP menjalani bedah selaput dara di As Salam International Hospital. Tidak tertulis kota di mana rumah sakit itu berada. Namun, penelusuran melalui Google menunjukkan bahwa rumah sakit tersebut bertempat di Kairo (Mesir). Ia masuk rumah sakit tersebut pada 8 April 2011. "Saya ke sini (untuk memberi keterangan) tentunya enggak mau jika tidak ditemani oleh sang produser yang telah membiayai operasi saya. Saya tidak sekadar ngomong. Ada satu oknum bilang, Dewi Perssik pembohong atau omdo (omong doang). Saya punya bukti kuat di sini," tutur DP.

Dalam jumpa pers itu, DP menyampaikan pula ucapan terima kasih serta rasa syukur atas terwujudnya keinginannya menjalani bedah selaput dara. "Sekali lagi, ini operasi selaput dara bukan bohongan. Bahwasanya saya melakukan operasi virgin, saya dari, dulu sejak video clip 'Diam-diam', sudah punya keinginan operasi virgin. Saya kebetulan bertemu dengan KK dan terealisasi sudah. Ternyata, alhamdulillah dapat operasi gratis, dapat 1 M (Rp 1 miliar) lagi," ujar DP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau