”Saya khawatir meninggalkan tim saat musim kompetisi di Jepang sedang berlangsung. Namun, kesempatan seperti ini tidak datang setiap hari,” kata Usami, Senin (27/6).
Menurut Usami, dirinya memutuskan hal yang tepat untuk mengambil tantangan besar itu. Bermain untuk Bayern Muenchen, dalam kompetisi sebesar Liga Jerman, bersama para pemain yang sudah terkenal adalah kejutan bagi pemain remaja yang disebut-sebut sebagai pemain Jepang yang paling berprospek ini.
Usami berjanji memperbaiki tingkat permainannya agar setara dengan para pemain Jerman. Kedatangan Usami akan membuat Arjen Robben dan Franck Ribery harus bersaing mendapatkan posisi sebagai penyerang starter bagi Bayern. Kualitas Usami belum bisa disetarakan dengan Robben dan Ribery. Namun, melihat semangat Usami yang berusia belia, bukan tak mungkin kedua pemain senior itu tergusur.
”Saya ingin meningkatkan keterampilan mengolah bola agar dapat mengambil alih posisi penyerang dari Robben atau Ribery,” kata Usami yang awal bulan ini dipanggil juga untuk memperkuat tim senior Jepang.
Kehadiran Usami di Bayern Muenchen menambah panjang daftar pemain Jepang yang bermain di Bundesliga. Sebelumnya, sudah ada Tomoaki Makino yang bermain di FC Koln, lalu Atsuto Uchida (Schalke 04), Shinji Okazaki (VfB Stuttgart), Hajime Hosogai (FC Augsburg), dan gelandang Makoto Hasebe yang membela VfL Wolfsburg.
Sambut Young
Aroma persaingan antarpemain juga tercium di kesebelasan yang baru saja menjuarai Liga Inggris, Manchester United. Pekan lalu, klub berjuluk ”Setan Merah” itu menandatangani kontrak dengan Ashley Young.
Ashley Young yang dibeli MU dari Aston Villa dengan nilai transfer Rp 233 miliar adalah seorang pemain sayap. Posisi itu di MU kini ditempati Luis Nani. Persaingan menuju posisi starter bakal seru antarkedua pemain itu.
Nani, yang tidak menjadi starter saat MU dikalahkan Barcelona di final Liga Champions, sempat diisukan bakal pindah dari MU oleh media Inggris. Saat final penting itu, posisi Nani digantikan Antonio Valencia.
Kabar kepindahan Nani semakin santer saat dia mengatakan dirinya bosan duduk di bangku cadangan ketika final Liga Champions sedang berlangsung. Namun, Nani segera meralatnya dengan mengatakan, keputusan mengenai siapa yang dimainkan di final adalah hak manajer dan dirinya menghormati hal itu.
Nani juga menyatakan, dirinya tidak sabar untuk bertemu dengan Young yang akan menjadi rekannya yang baru.
”Saya harus menyambut siapa pun yang direkrut klub, tentunya. Saya pikir, MU adalah klub yang fantastis. Saat membawa para pemain baru, manajemen tahu apakah mereka baik untuk tim atau tidak. Perekrutan Young pasti dimaksudkan untuk membantu tim,” kata Nani, yang diwawancara di Singapura, saat datang untuk mempromosikan beasiswa Peter Lim bagi Singapore Olympic Foundation.
Menurut Nani, MU membutuhkan lebih banyak pemain untuk membantu mereka memenangkan lebih banyak piala.
Nani mengaku tidak khawatir dirinya bakal tergusur dengan kehadiran Young. Nani sudah berpengalaman bersaing dengan pemain termahal dunia Cristiano Ronaldo untuk posisi starter di tim nasional Portugal, juga di MU pada musim 2008/2009.
(Reuters/ECA)