Pasar sentral makassar terbakar

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Kompas.com - 28/06/2011, 07:56 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Kota Pelabuhan Makassar menyatakan, penyebab kebakaran Pasar Sentral Makassar atau Makassar Mal sejak Senin (27/6/2011) malam masih dalam penyelidikan.

"Kami belum tahu apa yang menjadi penyebab kebakaran," kata Kapolresta Pelabuhan Makassar, AKBP Audy Manus, di Makassar, Selasa (28/6/2011).

Aparat kepolisian berasal dari Polsekta Wajo, Polresta Pelabuhan, dan Polrestabes Makassar terlihat masih sibuk mengidentifikasi peristiwa itu. Petugas kelurahan, kecamatan, dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat juga sibuk memadamkan api.

Audy Manus sejak tengah malam terus memimpin jajarannya di lapangan untuk menangani musibah itu. Ia tampak memerintahkan jajarannya untuk membuka akses jalan agar petugas dengan mobil pemadam kebakaran bisa menembus kerumunan warga yang hendak melihat kebakaran besar tersebut.

"Kami masih berupaya membantu Dinas Pemadam Kebakaran dan pedagang agar api ini segera bisa dipadamkan. Kami masih fokus ke pemadaman api," katanya.

Dinas Pemadam Kebakaran setempat mengerahkan seluruh armadanya yang berjumlah 11 unit dan beberapa armada penyuplai air untuk menguasai kobaran api.

Areal kobaran api yang cukup luas menyulitkan petugas untuk memadamkannya. Beberapa petugas pemadam kebakaran mengeluhkan bangunan yang tidak didukung hidran sebagai alat bantu atau sumber air jika terjadi kebakaran.

Api masih relatif cepat membesar meskipun petugas telah berjuang menyemprotkan air dari mobil pemadam kebakaran dengan dukungan armada penyuplai air.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau