Kriminalitas

Polisi Bekuk Juru Parkir Gadungan di PRJ

Kompas.com - 28/06/2011, 13:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Protes keras masyarakat pengunjung Pekan Raya Jakarta (PRJ) akan mahalnya tarif parkir di luar area PRJ, Kemayoran akhirnya ditindaklanjuti pihak kepolisian. Kemarin, Senin (27/6/2011), Polres Metro Jakarta Pusat menciduk 21 orang yang ditengarai sebagai juru parkir gadungan dan menarik tarif parkir hingga Rp 50.000 tiap mobilnya.

Modus yang biasa dilakukan adalah dengan mengepung mobil pengunjung yang hendak keluar dan menagih biaya parkir di luar PRJ sampai Rp 50.000. Padahal, untuk parkir di dalam area PRJ saja paling mahal Rp 15.000-20.000. Para juru parkir gadungan ini memakai rompi hijau sehingga terlihat seperti juru parkir resmi.

"Berdasarkan laporan dan SMS masyarakat ke kami yang mengeluh parkirnya suka dipaksa dan diperas, semalam kami melakukan razia," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin saat dihubungi, Selasa (28/6/2011).

Dikatakan Hamidin, penangkapan dilakukan pada Senin (27/6/2011) sekitar pukul 19.00-22.15 WIB. Operasi dilakukan sekitar 100 personel dari Polres Jakarta Pusat dan berhasil mengamankan 21 orang yang tidak mempunyai kejelasan identitas.

"Kami melakukan pemeriksaan di tempat-tempat yang berpotensi seperti yang gelap serta memeriksa orang-orang yang nongkrong tidak jelas. Dari situ kami dapat 21 orang tanpa identitas jelas," ujarnya.

Hingga Selasa siang, seluruh juru parkir gadungan itu masih menjalani pemeriksaan. "Sampai sekarang masih diperiksa 1 x 24 jam. Nanti kalau tidak ada unsur pidananya kami lepaskan," tuturnya.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Abdul Karim menuturkan bahwa juru parkir gadungan itu merupakan preman  yang berpura-pura menjadi juru parkir.

"Petugas juga menyita buku rekapan tagihan mulai dari lahan parkir hingga tagihan pedagang kaki lima yang biasanya mangkal di sekitar area Pekan Raya Jakarta," ujarnya. Di dalam rekapan buku itu, tertulis jumlah tagihan mencapai Rp 200.000-300.000.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau