Perbaikan genetik

Sapi Bali Disuntik Sperma Banteng Jawa

Kompas.com - 29/06/2011, 08:27 WIB

PASURUAN, KOMPAS.com — Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan, Jawa Timur, merintis program perbaikan genetik sapi Bali melalui Insemenasi Buatan dengan menggunakan sperma banteng jawa. Nantinya perkawinan silang tersebut diharapkan dapat melahirkan anakan sapi unggulan, yakni tahan dengan segala cuaca dan pakan, serta mempunyai daging sapi yang berkualitas.

Program Insemenasi Buatan (IB) digagas Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen bersama Dinas Peternanakan Provinsi Jawa Timur itu dengan mendatangkan 5 sapi bali betina dengan seekor banteng jawa pada April 2010. Mereka menilai antara sapi bali dan banteng jawa masih memiliki kekerabatan sehingga harapan program IB tersebut dapat berhasil.

"Karena sapi bali sendiri adalah dominifikasi dari banteng jawa. Jadi, nanti kita harapkan sapi bali hasilnya kualitas ketahanan hidup dan dagingnya lebih baik," ujar Michael Sumampau, Selasa (28/6/2011).

Untuk mempermudah proses kawin IB, pihak TSI II Prigen juga menyiapkan satu unit kandang banteng lengkap dengan tim pengawasnya yang di dalamnya ada tenaga ahli IB Singosari. Di kandang khusus tersebut, banteng tersebut akan dibuatkan gang way yang sesuai untuk pengambilan sperma.

"Dan hasil IB tersebut akan dicatat sebagai dasar breeding selanjutnya, termasuk catatan berat saat anakan sapi itu lahir," tuturnya.

Adapun untuk mengatasi adanya tudingan program IB tersebut akan merusak spesies hewan tertentu atau melahirkan spesies baru, pihak TSI II Prigen tidak akan memberikan nama pada hasil kawin IB tersebut. "Karena, hingga saat ini, kita belum memikirkan akan memberikan nama pada hasil insemenasi itu," ujar Ivan Chandra, General Manager Satwa TSI II Prigen.

Jika program IB antara sapi bali dan banteng jawa itu berhasil,  aset anakan sapi akan dimanfaatkan bersama Dinas Peternakan Jawa Timur dan TSI II Prigen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau