2.165 Anggota Polda Metro Naik Pangkat

Kompas.com - 30/06/2011, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman melantik 2.165 anggota polisi yang naik pangkat, Kamis (30/6/2011). Dari jumlah itu, 81 orang di antaranya menjadi perwira menengah. Satu orang naik pangkat dari Ajun Komisaris Besar menjadi Komisaris Besar yaitu Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Rynhard Saud Poltak Silitonga.

Selain itu, 38 orang naik jabatannya dari Komisaris Polisi menjadi Ajun Komisaris Besar, diantaranya Kospri Polda Metro Jaya, AKBP Indra Djafar dan Kasat Narkoba Polres Jakarta Utara, AKBP Suparmo.

Adapun, 42 orang naik pangkat dari Ajun Komisaris Polisi menjadi Komisaris Polisi. Di tingkat perwira pertama, sebanyak 24 orang naik pangkat dari Inspektur Satu menjadi Ajun Komisaris Polisi. Sementara itu, 2 orang naik pangkat dari Inspektur Dua ke Inspektur Satu.

Enam orang lainnya naik pangkat dari Ajun Inspektur Satu menjadi Inspektur Dua. Sebanyak 61 orang naik dari Ajun Inspektur Dua menjadi Ajun Inpektur Satu. Selain itu, 713 orang naik pangkat dari Brigadir Kepala menjadi Ajun Komisaris Dua. Dan sekitar 1.278 orang mendapat jabatan baru mulai dari Briptu, Brigadir, hingga Bripka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau