Wimbledon

Si Ratu Pembunuh Ini Menembus Final

Kompas.com - 30/06/2011, 22:27 WIB

LONDON, Kompas.com - Petenis putri dengan servis geledek, Petra Kvitova, untuk pertama kalinya menembus final Wimbledon. Petenis Republik Ceko tersebut membuat sejarah dalam kariernya, setelah menang 6-1, 3-6, 6-2 atas unggulan keempat dari Belarusia, Victoria Azarenka, Kamis (30/6/11).

Petenis berusia 21 tahun ini, yang menjadi petenis pertama dari Republik Ceko sejak Jana Novotna pada 1998, akan bertemu pemenang antara juara 2004 Maria Sharapova atau petenis wildcard dari Jerman, Sabine Lisicki. Mereka bertarung untuk memperebutkan trofi grand slam lapangan rumput tersebut pada Sabtu (2/7/11).

Tak cuma menyamai prestasi Novotna. Kvitova juga menjadi left-hander pertama untuk berhasil menembus final di All England Club sejak idola masa kecilnya, Martina Navratilova, melakukannya pada 1990. Waktu itu, Kvitova menyaksikan aksi bintang pujaannya tersebut dari Royal Box di Centre Court.

"Saya melihat Martina di ruang ganti dan dia berharap saya beruntung. Saya sangat senang tetapi saya juga tidak yakin dengan kenyataan bahwa saya menembus final," ujar Kvitova, yang mencatat 40 winners untuk menembus final tersebut.

Pujian juga meluncur dari mulut Azarenka, yang mengakui Kvitova bermain sangat bagus. Karena itu, Azarenka mendukung lawannya tersebut, yang menjadi ratu pembunuh, untuk menjadi juara Wimbledon.

"Saya pikir dia bisa mengalahkan siapapun pada saat ini, karena sekarang dia bermain sangat bagus. Dia sedang menuju ke sana. Jika bermain seperti ini, saya yakin dia memiliki peluang untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya," ujar Azarenka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau