SUBANG, KOMPAS.com - Dawud bin Tawar orang tua Darsem, TKI yang tengah mendapatkan masalah hukum di Saudi Arabia, mengatakan dirinya rela bertukar posisi dengan Darsem. Syaratnya, anaknya bisa dipulangkan secepatnya. "Saya rela bertukar dengan Darsem, istilahnya saya di sana (yang dihukum-red) tapi Darsem pulang (ke Tanah Air-red)," kata Dawud saat ditemui di rumahnya di Patimban Pusakanagara Subang siang tadi Sabtu (2/7/2011).
Dawud berharap pemerintah bisa mengusahakan lebih serius kepulangan Darsem setelah diyat (denda) dibayarkan. Karena rindu, kata Dawud, istrinya tiap hari menangis terus memikirkan Darsem. Apalagi Sapi'i, putra semata wayang Darsem, sebentar lagi mau masuk sekolah. " Rabu, Sapi'i akan masuk sekolah," ujar Dawud.
Sementara itu, Elyasa Budianto, pengacara keluarga Darsem, terus mengupayakan komunikasi dengan pihak pemerintah demi mendapatkan kepastian informasi perkembangan proses hukum atas Darsem dan informasi kepastian kepulangannya ke Tanah Air. Kepastian tersebut, kata Elyasa, diminta secara tertulis. "Itu 'kan tugas negara untuk mengetahui kondisi dan posisi warga negaranya (di luar negeri-red)," tandas Elyasa melalui telepon selulernya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang