Sabatini: De Rossi Dijual, Roma Lemah

Kompas.com - 04/07/2011, 01:13 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Direktur Olahraga AS Roma, Walter Sabatini, membantah isu bahwa mereka akan menjual kapten kedua mereka, Daniele De Rossi. Sebab, hal itu justru akan melemahkan tim.

Nasib De Rossi memang tak menentu saat ini. Banyak media Italia memprediksi, pelatih baru Roma, Luis Enrique, sudah tak butuh lagi tenaga pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut di Roma. Menurut rumor yang berkembang di Italia, Roma berencana untuk menjual De Rossi ke klub besar seperti Chelsea atau Inter Milan. Nantinya, dana yang didapat dari penjualan De Rossi akan digunakan untuk membeli gelandang serang Palermo, Javier Pastore.

Isu kepergian De Rossi makin diperkuat dengan fakta bahwa kontrak sang pemain yang akan berakhir pada Juni tahun depan belum diperpanjang hingga kini.

"Saya tak akan membuat tim ini menjadi lemah dengan menjual De Rossi. De Rossi mengatakan berulang kali bahwa dirinya ingin bertahan. Jadi, kami akan segera mencapai kesepakatan (soal perpanjangan kontrak)," tegas Sabatini seperti dilansir Sky Sport Italia.

Selain menjelaskan situasi dari De Rossi, Sabatini juga mengungkapkan status dari Marco Borriello, Jeremy Menez, dan Mirko Vucinic. "Borriello tak masuk daftar jual. Sedangkan untuk Menez, itu bergantung pada kondisi dari pikirannya, apakah ingin bertahan atau tidak," kata Sabatini.

"Vucinic meminta untuk dijual, tapi niat klub adalah mempertahankannya," sambungnya.

Ketika ditanya soal perkembangan mereka dalam hal perekrutan pemain, Sabatini menjawab, "Kami akan mencapai kesepakatan untuk (bek Sporting Gijon) Jose Angel pada hari Senin. Pekan depan, kami juga akan mendapat berita baru soal kiper Ajax Amsterdam, Maarten Stekelenburg."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau