Tetap Percaya Diri Menyiasati Konflik di Kantor

Kompas.com - 05/07/2011, 12:01 WIB

KOMPAS.com – Kantor terkadang bisa menjadi “rumah kedua” bagi kita karena begitu banyak waktu yang tercurahkan di sana. Karena itu, sangat penting agar kita selalu merasa nyaman. Termasuk nyaman dengan hubungan antara sesama rekan kerja. Tapi, masalahnya terkadang hubungan kerja di kantor tidak selalu mulus. Walaupun kita merasa sudah bersikap ramah, tetapi ada kalanya muncul teman kerja yang kurang simpatik kepada Anda, bahkan cenderung meremehkan.
Sikap-sikap seperti selalu menatap Anda dengan pandangan sinis, membicarakan yang jelek tentang Anda di belakang atau bahkan sampai mengambil ide presentasi Anda. Sikap rekan kerja yang seperti ini pasti membuat Anda menjadi tidak nyaman dan menciptakan suasana kerja yang tidak menyenangkan.

Malah terkadang menjadi konflik internal yang berkepanjangan di kantor. Situasi seperti ini selalu membuat kita kikuk menghadapinya. Jadi suka serba salah, bukan? Dengar saja pengalaman Windy (26), staf di sebuah perusahaan retail. “ Pernah sih mengalami konflik di kantor. Kalau sudah begitu, biasanya saya ajak ngomong baik-baik ke orangnya. Ngga asal serang.”

Pandai Menempatkan Diri

Kisah Esie (26) hampir senada. Staf Corporate Culture & Communication di sebuah perusahaan asing ini,  kerap menghadapi konflik dengan karyawan lain. “Saya tuh sering banget berada di tengah-tengah antara pihak manajemen dan karyawan. Di satu sisi, saya harus menyuarakan keinginan mereka, tapi belum tentu hal yang saya suarakan ini disetujui oleh pihak manajemen. Bingung, kan? Aah..Saya jadi suka stres sendiri. Jadi terkadang suka deg-degan sampai berkeringat gitu kalau ditanya oleh atasan”.

Masalah konflik di kantor ini juga dialami oleh Dewi (27), seorang karyawati di perusahaan otomotif. “Ngga tahu juga apa saya yang orangnya jutek atau apa. Tapi kalau konflik di kantor itu cukup sering. Apalagi kalau dengan karyawan baru. Baru juga masuk, eh, gayanya sok tahu banget. Suka pura-pura gitu deh. Kalau lagi di hadapan bos kelakuannya benar, saat di belakang lain lagi. Mesti harus diajari dari awal. Err..harus sabar banget kali ya.”

Bisa jadi pengalaman Anda tidak jauh seperti kisah-kisah di atas. Pada suatu hari ketika sedang asyik berkutat di depan komputer, tiba-tiba Anda dipanggil oleh staf human resources. Begitu sadar panggilan tentang konflik yang Anda alami, tiba-tiba Anda langsung berkeringat. Keringat seperti ini dikenal dengan emotional sweat.

Jadi walalupun kita bekerja seharian di ruangan ber-AC, jangan kira kita akan terbebas dari keringat lho! Situasi stres di ataslah yang justru bisa memacu kelenjar endokrin di dalam tubuh menjadi lebih aktif, sehingga ketiak Anda pun semakin aktif mengeluarkan lebih banyak keringat.

Ini ada beberapa tips agar tetap tenang menghadapi konflik dengan rekan kerja di kantor:
• Kenali rekan kerja yang mungkin kurang baik sikapnya terhadap Anda. Seperti pepatah, “get your friend close, and get your enemy even closer”
• Mengenali rekan kerja yang seperti ini bisa jadi membuat Anda tahu kenapa dia bersikap kurang ramah
• Dengan mengenali dia lebih baik, anda akan mudah memilih kata-kata yang tepat saat mencoba berbicara dengannya
• Coba untuk memilih kata-kata yang tepat dan jangan sampai ada yang merasa tersinggung
• Beda pendapat memang wajar. Hati-hati membicarakan hal ini dengan rekan kerja lainnya. Jangan sampai justru memperkeruh suasana
• Like or dislike di kantor terkadang membuat kita stres. Walaupun stres, penampilan kita harus tetap prima

Stres hanyalah salah satu penyebab munculnya keringat. Oleh kerena itu, pastikan Anda memakai Rexona setiap hari karena Rexona mampu mengurangi keringat dari 5 penyebab; Stres, Lembab, Panas, Emosi, dan Gerakan ringan yang tanpa disadari membuat kita berkeringat.

Pakai Rexona setiap hari untuk mengurangi keringat yang muncul saat tak terduga. Karena keringat bisa terjadi kapan pun di mana pun Rexona mengandung deodorizer yang berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab bau badan dan antiperspirant-nya berfungsi untuk mengurangi jumlah keringat sehingga ketiak selalu  kering dan percaya diri sepanjang hari.

So ladies, pakai Rexona setiap hari untuk selalu percaya diri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau