Gusi Bengkak Bikin Susah Hamil

Kompas.com - 06/07/2011, 16:23 WIB

Kompas.com - Apabila Anda sedang berencana untuk hamil, ada baiknya mengunjungi dokter gigi untuk mengecek kesehatan gusi dan gigi Anda. Pasalnya, penyakit periodontal atau penyakit gusi bisa menghambat kesuburan.

Seperti halnya efek obesitas pada perempuan, penyakit periodontal juga berdampak pada kesuburan. Sebuah studi menyebutkan penyakit gusi bisa memperlambat peluang untuk pembuahan hingga dua bulan.      Hal ini sudah dibuktikan dari sebuah penelitian medis yang dilakukan di Autralia Barat terhadap 3.416 ibu hamil. Usia rata-rata wanita tersebut masih cukup muda dan memiliki latar belakang Asia.

Wanita yang gusinya rusak butuh tujuh bulan untuk hamil, sedangkan wanita memiliki gusi sehat hanya membutuhkan  lima bulan saja. Sementara itu wanita non-Kaukasia yang menderita sakit gusi keberhasilan pembuahannya mencapai satu tahun.

Penelitian ini juga mempertimbangkan faktor lain yang menghambat kehamilan seperti kebiasaan merokok serta berat badan.  Para peneliti menduga, bakteri di mulut yang menyebabkan peradangan juga memiliki efek pada sistem reproduksi.

Kendati demikian, Roger Hart, pakar kedokteran reproduksi dari University of Western Australia, mengatakan menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu dari seluruh paket gaya hidup sehat.

“Anda juga harus memperhatikan berat badan yang ideal, berhenti merokok, menghindari alkohol, memiliki pola makan sehat serta memastikan tidak ada penyakit. Tetapi memang penyakit gusi harus dihindari," katanya.

Studi-studi sebelumnya juga menghubungkan penyakit periodontal dengan keguguran dan kelahiran prematur. Dampak yang sama juga ditemukan pada ibu hamil yang menderita penyakit jantung, diabetes melitus, penyakit pernapasan, serta gangguan ginjal. (M05-11)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau