Kongres Dihantui Kegagalan

Kompas.com - 07/07/2011, 16:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mayoritas pemilik suara PSSI berniat tetap mengusung Arifin Panigoro dan George Toisutta menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa yang digelar di Solo, Sabtu (9/7/2011), meskipun kedua sosok itu dilarang oleh FIFA. Mereka bersikukuh mengusung GT-AP sebagai bagian dari upaya mereformasi PSSI.

"Kami tetap mengusung Arifin Panigoro dan George Toisutta (GT-AP). Intinya bukan hanya mengusung GT-AP saja, tetapi kelompok mayoritas suara berusaha melakukan reformasi PSSI," ujar juru bicara GT-AP, Halim Mahfudz, saat dihubungi Kamis (7/7/2011).

Halim menyatakan, mayoritas pemilik suara tetap mengusung GT-AP karena hanya kedua sosok ini yang bisa mereformasi PSSI.

"GT-AP tetap konsisten mereformasi PSSI. Coba saja mereka menjabarkan visi-misinya. Contoh, klub tanpa APBD pada musim depan. Siapa yang punya konsep masalah kelangkaan dana. Jadi, kalau tidak direformasi, PSSI akan seperti ini saja. Tidak ada prestasi dan ada pengaturan skor dalam pertandingan," ujar Halid.

Meski demikian, Halim enggan menjabarkan kekuatan massa pendukung GT-AP dalam kongres nanti. Bahkan, ia menegaskan, mayoritas pemilik suara tidak mengingkan kongres gagal seperti yang terjadi dalam kongres 20 Mei lalu.

"Soal jumlah relatif. Insya Allah bisa menguasai kongres. Berapa pun yang penting bisa menguasai kongres. Kita tidak berharap deadlock. Yang kita lakukan soal reformasi PSSI. Bukan soal ngotot dan sebagainya. Bagaimana bisa mengubah paradigma lama," ujar Halim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau