Bulu tangkis

Tommy dan Adnan ke Perempat Final

Kompas.com - 08/07/2011, 03:21 WIB

Semarang, Kompas - Unggulan pertama tunggal putra, Tommy Sugiarto, putra juara dunia 1983 Icuk Sugiarto, Kamis (7/7), melangkah mulus ke perempat final Djarum Sirkuit Nasional Bulu Tangkis Regional III di GOR Jatidiri, Semarang. Hasil serupa diraih unggulan kedua Adnan Fauzi (Jaya Raya Suryanaga, Surabaya).

Pada babak ketiga, Tommy yang turun membela Pemusatan Latihan Provinsi DKI Jakarta menghentikan keuletan Andi Mawardi (Bank Sumsel) dalam dua gim, 21-11, 21-9. Kemenangan dua gim dan relatif mudah itu merupakan hasil dari upaya Tommy meredam peluang Andi mengembangkan permainannya.

Adnan Fauzi juga tanpa kesulitan mengalahkan Andi Wirya (Pelatprov DKI Jakarta), dua gim langsung, 21-8, 21-17. Adapun unggulan ketiga, Ahmad Rivai, yang membela Bank Sumsel juga melangkah ke delapan besar setelah dengan gemilang menyisihkan Andreas Yunawan dari SGS PLN, 21-12, 21-19.

Lawan Tommy di perempat final tak lain pemenang laga Nugroho Andi S (Djarum Kudus) melawan Ariyanto Haryadi Putra (Tangkas Alfamart). Jago Jawa Tengah, Andreas Adityawarman (Djarum Kudus), yang diunggulkan tempat kelima, lolos pula ke perempat final setelah menang atas Kaisar Bobby (Anugerah), 21-14, 21-17. Andreas ditantang Adnan Fauzi di perempat final.

Di tunggal dewasa putri, pemain tuan rumah asal Djarum Kudus, Ana Rovita, yang diunggulkan di tempat pertama, terlalu kuat bagi Natalia Dieska (Tangkas Alfamart). Pada babak kedua Kamis, Ana menang dua gim, 21-19, 21-15. Pada perempat final Jumat ini, Ana ditantang N Wulan (Sampurna Samarinda). Unggulan kedua putri yang juga pemain Djarum Kudus, Rosaria Yusfin Pungkasari, juga memastikan diri ke perempat final setelah melibas Mutiarani (SGS PLN).

Berguguran

Pada kejuaraan Asia Yunior U19 2011 di Lucknow, India, wakil Indonesia di nomor tunggal berguguran. Empat atlet tunggal putra, Arief Gifar Ramadhan, Panji Akbar Sudrajat, Riyanto Subagdja, dan Shesar H Rhustavito, gugur di babak ketiga. Praktis tidak ada pemain Indonesia pada semifinal Jumat ini. Begitu pula di tunggal putri. Hasil terbaik diraih Elysabeth Purwaningtyas yang melaju ke perempat final, sebelum disisihkan Shen Yaying (China).

Indonesia menyisakan tiga ganda putra, satu ganda putri, dan dua ganda campuran. Pada perempat final ganda putra, Jumat ini, ketiga pasangan Indonesia, yaitu Praveen Jordan/Rangga Yave Rianto, Lukhi Apri Nugroho/Rizky Susanto, dan Ronald Alexander/Selvanus Geh, tampil.

Pasangan Suci Andini Rizki/ Tiara Rosalia Nuraidah juga berlaga di perempat final. Di ganda campuran akan tampil Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia dan Praveen Jordan/Tiara Rosalia.(*/WHO/ADP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau