Anggaran

Target "Lifting" Turun Jadi 945.000 Barrel

Kompas.com - 08/07/2011, 03:34 WIB

Jakarta, Kompas - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Komisi VII DPR sepakat menurunkan asumsi target produksi minyak siap jual (lifting) menjadi 945.000 barrel per hari dalam Rancangan APBN Perubahan 2011. Hal ini disebabkan ada kehilangan produksi akibat tingginya angka kejadian penghentian produksi yang tidak direncanakan.

Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harsya menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dan jajarannya, Kamis (7/7) malam, di Jakarta.

Dalam rapat kerja itu disepakati, asumsi produksi atau lifting minyak untuk RAPBN Perubahan 2011 sebesar 945.000 barrel minyak per hari atau turun dibandingkan dengan asumsi dalam APBN 2011 sebesar 970.000 barrel per hari.

Adapun asumsi harga minyak Indonesia (ICP) dalam RAPBN perubahan 2011 ditetapkan 95 dollar AS per barrel atau naik dibandingkan dengan asumsi dalam APBN 2011 yang sebesar 80 dollar AS per barrel.

Selain itu, Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR menyepakati penetapan asumsi volume BBM bersubsidi dalam RAPBN Perubahan 2011 adalah 40,49 juta kiloliter (kl). Rinciannya, premium 24,54 juta kl, minyak tanah 1,8 juta kl, dan solar 14,15 juta kl. Ada penambahan kuota 1,9 juta kl dari kuota BBM bersubsidi pada APBN 2011, yakni 38,59 juta kl.

Namun, Fraksi Partai Golkar Komisi VII DPR meminta penambahan kuota BBM bersubsidi itu tidak meningkatkan defisit anggaran dalam APBN 2011. Menurut anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, pemerintah semestinya mengendalikan suplai BBM. ”Berapa pun volume BBM yang dipasok, permintaan terus naik,” kata dia.

Menurut Darwin dalam paparannya, realisasi produksi minyak sampai Mei 2011 sebesar 906.000 barrel per hari. Atas dasar itu, lifting minyak sampai akhir tahun ini tidak mencapai target APBN 2011 yang sebesar 970.000 barrel per hari. (evy)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau