446 Warga Terjaring Operasi Yustisi

Kompas.com - 08/07/2011, 13:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikitnya 446 orang terjaring dalam operasi yustisi kependudukan atau OYK yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta di empat wilayah, Kamis (7/7/2011) kemarin.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Purba Hutapea, Jumat (8/7/2011) mengatakan, OYK kemarin hanya dilakukan di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan pelaksanaan OYK dengan jadwal hakim yang akan memberikan keputusan atas penindakan terhadap pelanggar. Adapun di Jakarta Barat, OYK akan digelar pekan depan.

Dari empat wilayah yang menggelar OYK kemarin, tiga di antaranya telah dilangsungkan persidangan di tempat. "Sementara untuk Jakarta Pusat, sidang tindak pidana ringan dilangsungkan hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Purba.

Dalam OYK tersebut, Dinas Dukcapil melibatkan 110 petugas yang berasal dari pihak kepolisian, TNI, Imigrasi, Suku Dinas Dukcapil tiap wilayah dan Satuan Polisi Pamong Praja di setiap wilayah. OYK kali ini berhasil menjaring 106 warga yang tak memiliki identitas Jakarta di Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Pusat. Di Kelurahan Susukan, Jakarta Timur, sebanyak 159 warga terjaring karena alasan yang sama. Adapun OYK di Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara, menjaring 105 warga dan sebanyak 76 orang terjaring di Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat.

Beberapa warga yang terjaring operasi itu tidak datang untuk sidang, sehingga dititipkan ke Pengadilan Negeri di masing-masing wilayah. Di Jakarta Utara, dari 105 yang terjaring, hanya 57 orang yang mengikuti sidang. Di Jakarta Timur, dari 159 yang terjaring, hanya 85 orang yang disidang. Adapun di Jakarta Selatan semua yang terjaring mengikuti sidang.

Jumlah denda yang diterima dalam OYK kali ini sebesar Rp 1.650.000 di Jakarta Utara, di Jakarta Selatan sebesar Rp 870.000, dan di Jakarta Timur sebanyak Rp 2.520.000.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau