Hujan Bintang di Pulau Pramuka

Kompas.com - 10/07/2011, 13:49 WIB

KOMPAS.com - Jika selama ini hanya ada hujan meteor, maka kini ada hujan bintang. Inilah yang digambarkan dalam foto Muhammad Rayhan, salah satu penggerak Himpunan Astronom Amatir Jakarta (HAAJ). Foto itu diambil di Pulau Pramuka, Minggu (3/7/2011) lalu, bersamaan dengan kegiatan Science Camp yang diadakan oleh FOSCA, sebuah kelompok Karya Ilmiah Remaja Jakarta.

Dalam foto tersebut, bintang tampak berwujud garis, seperti titik-titik air hujan. Dengan latar langit malam, galaksi Bimasakti dan sebuah masjid di pulau tersebut, foto tampak eksotis. Warna garis bintang pun beragam, ada yang berwarna putih terang seperti yang biasa dilihat, ada pula yang berwarna merah dan keunguan.

Jangan menyangka hujan bintang benar-benar terjadi. "Ini hanya judulnya saja," kata Rayhan. Yang dihasilkan sebenarnya adalah star trail, foto bintang berupa garis yang didapat dengan long exprosure. "karena bintang selalu bergerak ke barat, makanya fotonya ngetrail. Seperti foto kota malam hari yang nge-trail lampu dari mobil," kata Rayhan.

Rayhan mengungkapkan, banyaknya garis dalam foto menyatakan banyaknya bintang yang tertangkap kamera. Terlihat dalam foto bahwa garis bintang memiliki panjang tertentu. Rayhan yang dihubungi hari ini (10/7/2011) mengatakan, panjang pendeknya garis menyatakan seberapa lama pencahayaan sensor kamera atau exposure time.

Setiap garis juga mempunyai warna yang berbeda. "Ini karena warna bintang memang berbeda-beda. Suhu bintang kan memang berbeda, maka representasi warnanya juga berbeda. Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U. Merah suhunya paling dingin dan ungu suhunya paling panas" kata Rayhan yang juga menjadi mahasiswa Jurusan Filsafat UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.

Foto hujan bintang hanya salah satu dari karya astrofotografi Rayhan. Dalam momen gerhana bulan total yang terjadi bulan Juni kemarin, Rayha juga berhasil mengabadikan gerhana pada setiap fasenya. Beberapa foto lain adalah Bimasakti. Jupiter hingga polusi cahaya yang ada di kota besar macam Jakarta.

Dalam Science Camp kemarin, Rayhan menjadi observer bagi siswa-siswa anggota FOSCA yang meneliti tentang biota laut. Pada saat yang sama, Rayhan juga memiliki agenda Rukyatul Hilal bersama tim Planetarium Jakarta untuk hilal Bulan Syaban kemarin. Ke depan, rayhan juga akan mengisi materi tentang Hisab Rkyat dalam pertemuan rutin HAAJ.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau