Nasdem

Sultan Keluar, Golkar DIY Syukuran

Kompas.com - 10/07/2011, 16:39 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran DPD Partai Golkar DIY akan menggelar syukuran menyusul pengunduran diri Sri Sultan Hamengku Buwono X dari Nasional Demokrat (Nasdem). 

"Pengunduran diri Ngarso dalem (Sultan) dari Nasdem merupakan langkah yang tepat. Kami selaku yunior beliau di Partai Golkar mengucapkan syukur. Ucapan syukur ini akan kami wujudkan dengan menggelar acara syukuran," ujar Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman di Kantor DPD Partai Golkar DIY, Minggu (10/07/2011).

Gandung yang juga anggota Komisi IX DPR RI, lebih lanjut mengatakan, "Kami percaya Sri Sultan Hamengku Buwono X tahu apa yang terbaik untuk rakyat Yogyakarta dan untuk bangsa Indonesia." 

Selanjutnya Gandung mengatakan, pihak Golkar akan menyakan kepada seluruh kader yang kini masih tergabung di dalam Nasdem, untuk menjatuhkan pilihan, apakah akan bertahan di Golkar atau pindah ke Nasdem. "Seluruh kader partai Golkar, baik kader struktural, sayap maupun yang ada di hasta karya akan kita minta ketegasannya tetap di Golkar atau memilih Nasdem," ujarnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau