Kapal Pesiar Tenggelam, 102 Penumpang Hilang

Kompas.com - 11/07/2011, 08:46 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Seorang penumpang tewas dan sebanyak 102 orang lagi hilang setelah kapal pesiar "Bulgaria" yang membawa 188 orang tenggelam di Sungai Volga, Minggu (10/7/2011), kata juru bicara Kementerian Situasi Darurat Rusia.

Irina Andrianova mengatakan kepada Itar-Tass, laporan terakhir menunjukkan 85 orang telah diselamatkan hingga pukul 21.00 waktu setempat atau Senin (11/7/2011) dini hari. Dua di antara mereka dirawat di rumah sakit.

Penumpang yang selamat ditolong satu kapal yang sedang lewat "Arabella", kata Andrianova.

Dia mengatakan, kapal pesiar dua dek itu membawa 148 penumpang, 22 anggota awak, dan 16 staf lain. Dua orang lagi dikeluarkan dari kapal itu tanpa sepengetahuan perusahaan pariwisata. Andrianova menambahkan, penyebab tenggelamnya kapal itu belum diketahui.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Situasi Darurat regional mengatakan, terdapat 173 orang di kapal tersebut, 167 di antara mereka telah diselamatkan, tetapi belakangan ia meralat pernyataannya dan mengatakan sebanyak 80 orang selamat.

Kementerian Situasi Darurat mengatakan, kapal "Bulgaria" tenggelam sekitar pukul 13.58 waktu Moskwa di dekat Desa Syukeyevo di Kabupaten Kansko-Ustinovsky, Republik Tatarstan, Rusia.

Kementerian itu menambahkan, kapal tersebut sedang dalam pelayaran menuju ibu kota regional, Kazan, dan tenggalam sekitar 3 kilometer dari pantai di air sedalam 20 meter.

Satu jet Ilyushin Il-76 yang membawa 16 penyelam, 33 petugas pertolongan, dan satu tim ahli ilmu jiwa ke Kazan telah dikirim ke wilayah tersebut, kata kementerian itu.

Sebelumnya, kementerian tersebut menyatakan, lebih dari 80 pekerja pertolongan dan satu helikopter Mi-8 telah dikerahkan ke wilayah itu.

Kantor pers Kremlin menyatakan, Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah memerintahkan penyelidikan dilakukan mengenai kecelakaan itu. Medvedev juga memerintahkan pemimpin Tatastan, Rustam Minnikhanov, agar memberi bantuan kepada para korban.

Menurut laporan media setempat, tiga faktor mungkin telah menjadi penyebab kecelakaan itu, termasuk pelanggaran operasi kapal, kelebihan penumpang, dan usia kapal.

Kapal "Bulgaria", yang dibuat pada 1955, milik perusahaan pariwisata setempat, Agrorechtur. Perusahaan itu menyatakan, kapal itu dirancang untuk membawa 140 penumpang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau