JAKARTA, KOMPAS.com — Penambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2011 DKI Jakarta mendapat sorotan dari sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta, Senin (11/7/2011). Salah satu sorotan yang dilontarkan adalah mengenai penambahan anggaran bagi Dinas Perhubungan.
Menurut M Sanusi, Ketua Fraksi Gerindra, kebijakan penambahan anggaran urusan perhubungan harus dilakukan untuk mengatasi kemacetan dan menyediakan layanan transportasi publik yang layak.
Dalam kaitan ini, Gerindra mempertanyakan apakah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperhitungkan ketersediaan stasiun pengisian bahan bakar dan gas apabila dilakukan penambahan armada bus transjakarta.
"Sudah sering terjadi, salah satu lemahnya pelayanan busway adalah minimnya ketersediaan SPBG. Jika bus terus ditambah, apakah tidak menambah penumpukan?" kata Sanusi.
Sementara Fraksi Golkar mempertanyakan mengapa Pemprov harus menambah armada bus mengingat Koridor IX dan Koridor X dikelola oleh swasta, termasuk pengadaannya.
Hingga kini, Rapat Pandangan Umum masih terus berlangsung di Ruang Paripurna DPRD DKI Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang