Operasi patuh jaya

Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat

Kompas.com - 13/07/2011, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah pelanggar lalu lintas di Ibu Kota yang ditindak aparat pada hari kedua Operasi Patuh Jaya 2011, Selasa (12/7/2011), meningkat. Peningkatan terjadi hingga 25 persen dari 4.282 pengendara yang ditilang pada hari pertama menjadi menjadi 5.719 pengendara pada hari kedua.

Kepala Seksi Penindakan Pelanggaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Adhie Santika, mengatakan, peningkatan terjadi lantaran petugas di lapangan lebih aktif menindak dibandingkan dengan hari sebelumnya.

"Jumlah penindakannya tergantung petugas di lapangan, malas atau tidak," ungkap Adhie, Rabu (13/7/2011), di Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, selama dua hari Operasi Patuh Jaya digelar, tercatat 10.001 pengendara yang melanggar. Pelanggaran tertinggi terjadi di Jakarta Timur dengan jumlah 1.694 pengendara, disusul Jakarta Utara (746 pengendara), dan Jakarta Pusat (709 pengendara).

Sementara dari jenis kendaraan, sepeda motor tetap paling banyak terkena tilang, dengan jumlah 6.891 pengendara, disusul angkutan umum dengan tipe mikrolet sejumlah 1.125 pengendara, dan minibus sebanyak 616 pengendara.

Adhie menuturkan, pelanggaran terkait kendaraan roda dua ini paling banyak disebabkan tidak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas. "Tidak menggunakan helm sebanyak 1.254 pengendara dan melawan arus 1.263 pelanggaran," ujarnya.

Banyaknya pelanggaran yang terjadi pada hari kedua ini, diakui Adhie, juga disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui tentang Operasi Patuh Jaya 2011. "Kami yakin angka (pelanggaran) itu akan semakin menurun. Pada pertengahan operasi nanti baru terlihat ada tidaknya penurunan pelanggaran," katanya.

Operasi Patuh Jaya 2011 dtujukan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan dalam berlalu lintas. Dalam operasi ini, polisi menurunkan 4.092 anggota Lalu Lintas. Jumlah itu terdiri dari 2.289 personel Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan 1.756 anggota polres.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau