YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pada hari kedua kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Yogyakarta, Rabu (13/7/2011), ratusan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Agung Yogyakarta.
Demonstrasi sempat memacetkan Jalan Malioboro mulai pukul 15.15 hingga pukul 16.50. Sejak pagi hari sekitar pukul 09.15, aksi demonstrasi diawali para aktivis Partai Rakyat Demokrasi (PRD) di titik nol kilometer Yogyakarta.
Pukul 13.00, demonstrasi kembali muncul dari Paguyuban Dukuh dan Kepala Desa se-DIY. Perwakilan Paguyuban Dukuh dan Kepala Desa se-DIY sempat menyerahkan pernyataan sikap kepada Presiden melalui Kepala Kepolisian DIY, Brigadir Jenderal (Pol) Ondang Sutarsa.
Pukul 15.15 massa demonstran bertambah banyak, dengan datangnya kelompok mahasiswa, buruh, dan aktivis perjuangan keistimewaan Yogyakarta.
"Pada kesempatan ini, kami ingin menyerahkan tuntutan kami secara langsung kepada Presiden. Aksi kami adalah bentuk perjuangan golong gilig segenap masyarakat Yogyakarta," kata Ketua Sekber Keistimewaan Yogyakarta Widihaso Wasana Putra.
Hingga saat ini para demonstran masih bertahan di depan Gedung Agung yang menjadi tempat menginap Presiden bersama istri dan para menteri. Rencananya, Kamis (13/7/2011) besok, Presiden akan melantik para perwira remaja TNI di Akademi Angkatan Udara Adisutjipto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang