SURABAYA, Kompas.com — Para pebulu tangkis tuan rumah Indonesia menguasai daftar unggulan teratas pada turnamen "Victor Indonesia International Challenge 2011" di GOR Bulu Tangkis Sudirman, Surabaya, 19-24 Juli 2011.
Daftar unggulan pemain yang dirilis panitia Indonesia Challenge di Surabaya, Rabu (13/7/2011), mencatat, dari lima nomor yang dipertandingkan pada turnamen berhadiah total 15.000 dollar AS itu, empat nomor dikuasai oleh pemain Indonesia, kecuali ganda putra.
Mantan pemain Pelatnas berperingkat 26 dunia, Tommy Sugiarto, menempati unggulan utama tunggal putra, disusul juara bertahan Alamsyah Yunus (28) sebagai unggulan kedua. Beberapa pebulu tangkis asing yang juga menjadi unggulan, antara lain Matthieu Lo Ying Ping (Perancis), Anand Pawar dan Anub Sridhar (India), serta Hayasaki Shuhei (Jepang).
Sementara di tunggal putri, Fransiska Ratnasari yang baru saja menjuarai "Russia International Challenge" diunggulkan di posisi teratas. Nana—sapaan Fransiska Ratnasari, yang kini menempati ranking 47 dunia, pernah menjadi jawara Indonesia Challenge tahun 2009, tetapi kemudian dikandaskan pemain Pelatnas Pratama, Bellatrix Manuputty, di semifinal kejuaraan yang sama tahun lalu.
Pada Indonesia Challenge kali ini, Nana akan kembali mendapat tantangan berat dari sejumlah pesaingnya, seperti Tan Lianne (Belgia), Kim Moon Hi (Korsel), Zhang Biewen (Singapura), dan beberapa pemain tuan rumah.
"Pemain-pemain Indonesia bakal mendapatkan ujian berat tahun ini. Beberapa pebulu tangkis mancanegara yang ambil bagian punya kualitas lumayan bagus, seperti dari Korsel, India, Perancis, Malaysia, dan Singapura," kata Sekretaris Panitia Indonesia Challenge Eddyanto Sabarudin.
Di nomor ganda putri, unggulan utama dikuasai dua pasangan Pelatnas, Gebby Ristiyano/Tiara Rosalia dan Della Destiara/Suci Rizki. Sementara pasangan Viki Indra Okvana/Gustiani Megawati di nomor ganda campuran.
Satu-satunya pebulu tangkis asing yang menjadi unggulan teratas adalah pasangan Liu Yi/Yeo Zhao Jiang Terry (Singapura) pada nomor ganda putra, sedangkan pasangan tuan rumah Fernando Kurniawan/Wifqi Windarto menempati seeded kedua.
"Posisi unggulan jelas memberi keuntungan bagi pemain-pemain tuan rumah, terutama di babak-babak awal. Tapi, menjadi unggulan juga belum jaminan bisa mudah merebut juara," ujar Wakil Ketua Pengprov PBSI Jatim Ferry Stewart.
Ia berharap pasangan Puslatda Jatim, Viki Indra/Gustiani Megawati, yang menempati unggulan teratas ganda campuran, mampu memanfaatkan peluang untuk meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang