Parkir Sembarangan, Motor Dibawa Petugas

Kompas.com - 14/07/2011, 19:29 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com — Puluhan sepeda motor terjaring Operasi Kawasan Tertib Lalu Lintas tim gabungan Satpol PP, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, serta Polres Magelang Kota, Kamis (14/7/2011). Satu sepeda motor terpaksa diangkut petugas.

Operasi kali ini difokuskan di Jalan Tidar dan Jalan Pemuda, Kota Magelang. Titik tersebut dipilih karena disinyalir menjadi pusat kemacetan akibat kurang tertibnya pengguna jalan. "Ini merupakan operasi rutin. Dengan ini diharapkan tingkat kemacetan, terutama di jalan protokol, bisa dikurangi," kata Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo, Noer Sholeh, di sela-sela memimpin operasi tersebut.

Dalam operasi ini, pihaknya menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan, baik di trotoar, jalur lambat, maupun di area ruas jalan yang sudah diberi tanda dilarang parkir. Untuk pengendara yang melanggar, katanya, langsung diambil tindakan. Mereka ditilang oleh pihak kepolisian.

"Untuk pelanggar langsung kami tindak, untuk pengendara sepeda motor langsung kami tilang, dan satu kami bawa karena tidak ada yang punya," ujarnya.

Lebih lanjut Noer mengatakan, selain menertibkan pengendara sepeda motor, pihaknya juga menertibkan pedagang yang berjualan dengan menggunakan mobil di jalur cepat. Mereka diarahkan untuk berpindah tempat oleh petugas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau