Pijatan Sensual dari Kepala hingga Kaki

Kompas.com - 15/07/2011, 14:52 WIB

KOMPAS.com — Relaksasi bisa dilakukan bersama pasangan, salah satunya dengan pijatan sensual. Pijatan sensual seluruh badan, dari kepala hingga kaki, tak hanya menjadi pengantar hubungan seksual. Namun memang, pijatan sensual pasangan menciptakan suasana yang akhirnya membawa Anda dan pasangan ke dalam mood bercinta.

Bagaimana sebenarnya pijatan sensual? Ikuti saja tips dari Jessica Dolland, penulis buku 50 Natural Ways to Feel Sexy.

Pijat tubuh
Tuangkan sedikit minyak ke telapak tangan, lalu hangatkan minyak dengan menggosokkan kedua tangan sebelum mulai memijat. Gerakan mengusap yang panjang di sepanjang punggung dapat dilakukan sambil duduk di atas pinggul pasangan. Ini akan membuat Anda dan si dia saling bersentuhan. Namun, jangan bebankan berat tubuh Anda ke tubuh pasangan.

Pastikan Anda menyentuhnya dengan konstan dan penuh keyakinan dengan gerakan yang panjang, mengalir, dan tidak terputus. Tangan Anda harus menyentuh ke seluruh lekuk tubuh, seperti bahu, pinggul dan bokong. Anda bisa memijatnya dengan lembut, halus, dan penuh sayang, atau dengan kuat dan penuh stimulasi.

Pijat wajah
Teteskan sedikit minyak ke telapak tangan. Gosokkan kedua tangan, lalu gerakkan tangan Anda dari lehernya menuju ke dagu dan rahang hingga dahi. Tekan bagian tengah alis menuju ke samping kepala dengan ibu jari. Ulangi gerakan ini pada daerah dahi hingga garis rambut. Putar jari-jari melawan arah jarum jam di satu titik pada pipi.

Lalu, gunakan ibu jari untuk memijat sepanjang tulang alis mengarah ke sepanjang hidung, mulai dari pangkal hingga lubang hidung dan ke tulang pipi. Lalu kendurkan tangan untuk mengusap telapak tangan perlahan di kedua sisi pelipis hingga ke kulit kepala. Dan, tarik tangan menjauhi kepalanya.

Perlahan letakkan kembali tangan Anda dan putar jari-jari beberapa kali searah jarum jam pada bagian pelipis. Akhiri pijatan dengan memegang kepala pasangan dengan kedua tangan Anda.

Pijatan kaki

Memijat kaki dengan menggunakan prinsip refleksi adalah cara termudah menciptakan sentuhan pada pasangan. Namun, jika ingin melakukan pijat refleksi ini pada pasangan, pastikan ia dalam kondisi sehat. Pijatan pada kaki tak hanya bisa menyegarkan tubuh, tapi juga bisa membangkitkan gairah. Pasalnya, kaki adalah salah satu bagian tubuh yang sangat sensitif.

Mulailah dengan memijat seluruh kaki dengan kuat untuk melancarkan sirkulasi. Lakukan gerakan memijat ke arah bawah dengan ujung ibu jari. Gerakkan ibu jari di sepanjang telapak kaki bagian dalam untuk menstimulasi sistem saraf di jaringan saraf tulang belakang.

Lanjutkan dengan memijat telapak kaki bagian atas (area di bawah ibu jari dan kelingking). Pijatan di area ini akan berhubungan dengan daerah dada dan memberikan hasil napas yang lebih teratur dan dalam.

Setelah itu, pijat juga refleks pituitary di bagian tengah sidik jari ibu jari kaki. Di sini berada titik kelenjar utama yang mengendalikan kelenjar endokrin lain dan memproduksi hormon yang berperan dalam berbagai sistem organ tubuh termasu fungsi seksual.

(Chic/Erma Dwi Kusumastuti)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau