Beredar, Video "Hamil Duluan" Shinta-Jojo

Kompas.com - 16/07/2011, 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Duet vokalis lipsync Shinta dan Jojo kembali "berulah" di jagat maya. Kali ini, keduanya tampil seperti perempuan hamil sambil bernyanyi lipsync sebuah lagu berjudul "Hamil Duluan". 

Dalam video yang diunggah di lama YouTube itu, tingkah dan gaya Shinta-Jojo tak kalah lucu dengan penampilannya di video "Keong Racun", yang membuatnya menjadi sosok yang terkenal.

Aksi "gila" Shinta dan Jojo mulai dilirik pengunjung YouTube. Sejak diunggah awal Juni lalu, video "Hamil Duluan" ala Shinta-Jojo mulai dilihat banyak orang. Hingga Sabtu (16/7/2011) pengunjungnya sudah mencapai 5.013 view.  

"Hamil Duluan" merupakan lagu ciptaan Tjahjadi Djanata Ishak, yang dipopulerkan pedangdut Tuty Wibowo. Liriknya yang ringan dengan pesan yang begitu telanjang terkait fenomena hamil duluan juga menjadi daya tarik tersendiri. Lihat saja lirik lagunya.

Awalnya aku cium ciuman/akhirnya aku peluk pelukan/tak sadar aku di rayu setan tak sadar aku ku kebablasan/ku hamil duluan sudah tiga bulan/gara gara pacaran tidurnya berduaan/ku hamil duluan sudah tiga bulan/gara gara pacaran suka gelap gelapan.../ o...owww aku hamil duluan/ oo... oww... sudah tiga bulan. Lagu-lagu seperti inilah yang kemudian dilirik Shinta-Jojo sebagai bahan "guyonannya" di media YouTube. Hasilnya memang luar biasa. Aksi Shinta-Jojo mencuri perhatian. Lihat saja, video pertama mereka, "Keong Racun",  dikunjungi banyak orang dengan jumlah pengunjung mencapai angka 6,967,727 view setelah diunggah akun starkyjogja pada 18 Juni 2010. 

Jumlah ini masih di atas jumlah pengunjung aksi Briptu Norman Kamaru, yang beraksi serupa dengan melantunkan single "Chaiyya Chaiyya", yang mencapai tingkatan pengunjung sebesar 2.413.286 view.

Dalam aksi terbarunya di video "Hamil Duluan", Shinta-Jojo justru makin lucu. Seolah ingin menguatkan lirik lagu yang mereka bawakan, keduanya berakting layaknya perempuan yang tengah berbadan dua sambil berjoget-joget dengan gaya khas keduanya.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau