KOMPAS.com — Aroma kaldu empal sapi menggelitik hidung. Sebuah kedai sederhana merayu pelintas jalur pantura. Persisnya di Jalan Raya Eretan, perlintasan dari Indramayu menuju Cirebon. Warung Makan Empal Gentong Ibu Eni itu secara administratif masih masuk Kabupaten Indramayu. Ini hal yang mengherankan. Pasalnya, Empal Gentong adalah kuliner khas Cirebon.
"Saya dapat ide dari kenalan asal Jambang buat bikin Empal Gentong di jalan ini. Soalnya dulu banyak yang nyari, tetapi sepanjang jalan ini enggak ada yang jual," kata Eni, pemilik warung makan itu.
Ia menuturkan, walaupun jarak antara Cirebon dan Indramayu berdekatan, tidak banyak warung yang menjual Empang Gentong di Indramayu. Oleh karena itu, Eni begitu yakin saat membuka warung makan.
"Di sini pasti laku dan memang tiap hari ada saja yang beli. Ini warung saya baru buka beberapa bulan. Lebaran nanti jadi musim mudik pertama warung makan saya," tuturnya. Apalagi di sore hari, sepanjang jalan tempat kedainya buka dipenuhi dengan warung-warung tenda.
Sepintas empal gentong mengingatkan memori akan soto babat. Memang, isi empal gentong adalah usus, babat, dan daging sapi. Kuahnya kental dan beraroma khas. Mengapa disebut gentong? Sederhana saja, kuahnya digodok di dalam gentong. Kayu bakar dipakai untuk memasak kuah. Tak sembarangan, kayu pohon mangga adalah pilihan kayu bakarnya. Apalagi, Indramayu memang terkenal dengan buah mangga.
Daging dan jeroan sapi yang telah dimasak dalam bumbu kuning dipotong-potong kecil. Kemudian, kuah kental dari gentong pun disiram di atasnya. Harumnya saja sudah menerbitkan air liur, apalagi rasanya. Makan siang, makan malam, ataupun selingan di sore hari, empal gentong cocok dimakan di segala waktu. Empal Gentong semakin nikmat disantap dengan gilingan cabai kering. Tak lupa, nasi atau lontong menjadi teman bersantap empal gentong.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang