Transportasi publik

Perlu Jalur Sepeda di Destinasi Wisata

Kompas.com - 18/07/2011, 03:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiono mengusulkan pembangunan jalur sepeda di 12 destinasi wisata di Jakarta Utara.

Sebanyak 12 destinasi wisata di Jakut adalah Pelabuhan Sunda Kelapa, Masjid dan Makam Luar Batang, Pusat Grosir Manggadua, Taman Margasatwa Muara Angke, Pusat Perikanan Muara Angke, Taman Impian Jaya Ancol, Olahraga Air Bahtera Jaya, Stasiun KA Tanjung Priok, Masjid Jakarta Islamic Center, Gereja Kampung Tugu, Museum Bahari, dan Pusat Kuliner Kelapa Gading.

”Salah satu pembangunan jalur sepeda yang sudah disetujui Gubernur adalah jalur Ancol-Sunda Kelapa. Rencananya tahun ini siap,” tuturnya saat membagikan hadiah pada acara Fun Bike Festival Pesisir di Pelabuhan Sunda Kelapa, Minggu (17/7) pagi.

Jalur sepeda lain yang diusulkan adalah jalur Stasiun Tanjung Priok-Sunda Kelapa, Tanjung Priok-Patra Jaya, dan Muara Karang-Marunda.

Ketika ditanya risiko bersepeda di kawasan wisata yang masih diwarnai kendaraan berat seperti truk-truk peti kemas, Sugiono menjawab, ”Setelah jalan tol layang Tanjung Priok yang baru nanti selesai dibangun, semua kendaraan berat harus lewat tol.”

Fauzi ajak warga

Di Lapangan Parkir Timur Senayan, Komite Sepeda Indonesia (KSI) juga menggelar acara sepeda gembira. Saat memberi sambutan, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengajak warga Jakarta semakin suka bersepeda. Menurut dia, bersepeda adalah cara paling murah dan tepat menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Ketua Umum KSI yang juga Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Efendi mengatakan, acara ini digelar dalam rangka hari ulang tahun ke-484 DKI Jakarta dan HUT pertama KSI.

Dalam acara ini, KSI membagikan 484 sepeda kepada para peserta fun bike, terutama para pedagang bersepeda. ”Merekalah yang sebenarnya tanpa sengaja rajin mengingatkan kita, warga Jakarta, agar tidak meninggalkan sepeda,” tegas Syahrul.

Sementara itu, di Sunda Kelapa, Sugiono mengatakan, meski jumlah peserta fun bike pada acara Festival Pesisir masih jauh di bawah angka 5.000 orang seperti yang diharapkan, ia puas. ”Maklum, kegiatan ini baru pertama,” ucap Sugiono.

Ia mengatakan, tahun depan, Festival Pesisir diperkirakan akan diikuti 50 kota pesisir di Tanah Air. (WIN)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau