Pra-piala dunia 2014

Djohar Janji Perhatikan Pemain Timnas

Kompas.com - 18/07/2011, 15:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin berjanji membangun komunikasi yang lebih intens dengan para penggawa tim nasional. Hal ini perlu dilakukan demi meningkatkan mental dan memberikan semangat kepada para pemain.

"Saya akan bertemu dengan para pemain, berbicara dari hati ke hati, dan sesering mungkin bertemu mereka. Saya akan memberikan semangat sehingga saat bermain, para pemain tidak ada beban pikiran," kata Djohar, Senin (18/7/2011).

Djohar mengatakan, pemain akan senang jika diperhatikan oleh pengurusnya. Hal itu didasarkan pada pengalamannya saat masih aktif bermain sebagai pemain PSMS Medan.

"Saya juga mantan pemain. Jadi saya tahu pemain akan senang jika mendapat perhatian dari pengurus. Kasihan mereka, persiapan minim, tapi tetap harus berangkat," ungkap Djohar.

Asisten Pelatih Timnas Rahmad Darmawan mengatakan, masalah mental bertanding para pemain masih menjadi kendala dalam persiapan tim pada laga Pra-Piala Dunia 2014 mulai akhir pekan ini. Untuk itu, Djohar berbicara langsung dengan beberapa pemain jelang laga pertama versus Turkmenistan. "Mereka terlihat optimistis dan sangat kompak, juga bergembira," ujar Djohar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau