SURABAYA, KOMPAS.com - Komisi V DPR memperingatkan Menteri Perhubungan untuk segera mengambil langkah konkret mengatasi kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten.
'Jika dalam waktu satu minggu tidak ada perubahan yang signifikan, Komisi V mengancam akan melakukan tindakan politik, mengusulkan dicopotnya Fredy Numbery dari kursi Menteri Perhubungan RI,' tegas anggota Komisi V DPR, Imam Nahrawi, Senin (18/7/2011) di Surabaya.
Menurut Imam, jalur transportasi Merak-Bakauheni merupakan jalur vital tempat lalu-lalang masyarakat dan barang. Oleh karena itu, pemerintah perlu memikirkan penanganan khusus untuk mengurai kemacetan di sana.
'Kemacetan di Merak perlu segera diatasi karena akan mengganggu distribusi sembako menjelang bulan puasa ke wilayah Pulau Sumatera,' tambah anggota DPR dari Fraksi PKB ini.
Selain menghambat distribusi sembako, kemacetan itu berdampak pada naiknya harga barang karena biaya distribusi barang membengkak. 'Bahkan belum masuk bulan Ramadan, kabarnya harga sudah naik di sejumlah daerah di Sumatera,' kata Imam.
Minggu (17/7/2011) kemarin, PT ASDP cabang utama Merak mengoperasikan 25 unit kapal roll on roll off (Roro). Kapal-kapal tersebut diharapkan dapat membantu mencairkan kepadatan ribuan truk di dalam maupun di luar Pelabuhan Merak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang