JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga orang pengedar narkoba jenis sabu asal Iran, yakni MA, MDZ, dan SK ditangkap aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya karena kedapatan berusaha mengedarkan barang haram itu di Jakarta dan wilayah lain di Indonesia. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 1 kilogram sabu sebagai barang bukti.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji Wijayanto, mengatakan, dalam melancarkan aksinya kawanan yang diduga bagian dari jaringan internasional narkoba Iran-Indonesia ini pandai menipu petugas di bandara. Mereka sukses mengelabui petugas bandara di Iran hingga terbang menggunakan Qatar Airlines sampai di Bandara Soekarno-Hatta.
"Mereka juga lolos di Bandara Soekarno-Hatta," ucap Nugroho, Senin (18/7/2011), di Polda Metro Jaya.
Ketiga tersangka itu menyelundupkan sabu dengan cara memasukkan sabu seberat 1 kilogram ke dalam 159 kantong-kantong halus. Oleh tersangka, kantong itu lalu ditelan masuk ke dalam perut.
"Barang bukti ini dibawa ke Indonesia melalui pesawat sampai ke bandara Soekarno-Hatta, sabu dalam plastik dimasukan (ditelan) ke perut," Nugroho menjelaskan.
Tersangka MA menelan 80 kantong dan MDZ sebanyak 79 kantong. "Dengan cara itu mereka lolos dari bandara. Dengan cara ini pula, kawanan ini sempat lolos menyelundupkan narkotika seberat 1 kilogram beberapa waktu lalu," ujar Nugroho.
Namun, dalam aksi keduanya tersebut, polisi berhasil menggagalkannya. Polisi menggerebek sebuah kamar hotel yang ditempati ketiganya di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada tanggal Jumat (8/7/2011) lalu.
"Saat itu mereka sedang mengeluarkan sabunya. Saat sedang mengeluarkan narkoba, polisi menangkap tersangka," ungkap Nugroho.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang