Uang receh

4 Triliun Uang Receh Telah Disiapkan BI

Kompas.com - 18/07/2011, 21:50 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1432 Hijriah pada akhir Juli ini Bank Indonesia Banjarmasin Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang receh sebanyak Rp 4 triliun untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam membayar gaji dan tunjangan hari raya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Regional Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Kharil Anwar pada saat mengevaluasi kesiapan pemenuhan uang bagi masyarakat di Banjarmasin, Senin (18/7/2011).

Menurut dia, Bank Indonesia Banjarmasin telah menyiapkan Rp 4 triliun dalam berbagai denominasi pecahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalsel dan Kalimantan Tengah.

Jumlah tersebut, kata dia, juga untuk mengantisipasi kebutuhan gaji dan THR yang diperkirakan akan dibayarkan pada bulan Agustus 2011.

Berdasarkan data historis, tambah Khairil, kenaikan permintaan uang menjelang lebaran bisa mencapai lima hingga enam kali lipat dari kondisi normalnya yang rata-rata sebesar Rp 188 miliar per bulan.

Selain itu, kata dia, Bank Indonesia juga senantiasa berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah dalam jumlah yang memadai dan kondisi yang layak edar.

"Kebutuhan terhadap uang segar ini telah mentradisi untuk meningkat pada momentum bulan Ramadhan dan Idul Fitri, terutama beberapa saat menjelang Hari Raya Idul Fitri," tambahnya.

Oleh karena itu Bank Indonesia Banjarmasin telah melakukan upaya antisipatif jauh hari sebelumnya agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi pada saatnya.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan uang rupiah yang layak edar menjelang dan selama bulan Ramadhan, serta Hari Raya Idul Fitri tahun 2011, Bank Indonesia Banjarmasin dan seluruh perbankan, terutama bank-bank umum di Kalimantan Selatan berkomitmen untuk memberikan layanan penukaran uang rupiah secara optimal.

BI tambah Khairil, tidak akan membatasi penukaran uang, berapapun jumlah kebutuhan masyarakat akan dipenuhi.

Uang pecahan yang disiapkan yaitu mulai dari pecahan Rp 50 (lima puluh rupiah) hingga pecahan kertas Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) kami sediakan dalam layanan penukaran kas.

Memudahkan akses masyarakat terhadap layanan penukaran uang, kata dia, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penukaran di seluruh bank umum maupun BPR.

"Dengan tersebarnya layanan penukaran uang, diharapkan akan mengurangi antrean panjang yang biasanya menumpuk di Bank Indonesia," tambah Khairil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau