Jelang ramadhan

Harga Beras di Cipinang Merangkak Naik

Kompas.com - 19/07/2011, 12:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang bulan Ramadan, harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa (19/7/2011) mengalami kenaikan harga seperti pekan sebelumnya.

Kepala Seksi Perdagangan dan Data Pangan PIBC Suminta di Jakarta, Selasa mengatakan, naiknya harga beras ini disebabkan menjelang bulan Ramadan ditambah masa panen petani sudah mulai habis. Selain itu, daerah sentra beras juga mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku beras, seperti di Kerawang.

Suminta menegaskan hal tersebut bisa diatasi dengan pengambilan gabah dari Lampung kemudian dibawa ke Kerawang untuk digiling selanjutnya didistribusikan ke berbagai daerah termasuk Jakarta.

Mulai pekan lalu, kenaikan harga beras mulai merangkak secara bertahap dari Rp 100 sampai Rp 200 per kilogram. Menurut data PIBC, pada 19 Juli 2011, harga beras masih tinggi. Beras merek Muncul I Rp 7.750 per kilogram, Muncul II Rp 7.200/kg, Muncul III Rp 6.700/kg, IR-64 I Rp 7.500/kg, IR-64 II Rp 7.000/ kg, IR-64 III Rp 6.400/kg, dan IR-42 Rp 7.200/kg.

Menurut Suminta, pasokan beras saat ini rata-rata mencapai 2.862 ton per hari. Pemasukan beras ke PIBC didominasi dari daerah Karawang yang rata-rata memasok 783 ton per hari. Selain itu, ada pula pasokan dari Cirebon sebanyak 951 ton per hari, Bandung 379 ton per hari, dan Jawa Tengah 335 ton per hari.

Pengeluaran beras terbesar dari PIBC didominasi daerah DKI Jakarta, dengan rata-rata 1.381 ton per hari, antarpulau 810 ton per hari, Tangerang 166 ton per hari, Bogor 50 ton per hari, Bekasi 89 ton per hari, dan Jatim 58 ton per hari. Merek beras yang laris dibeli masyarakat yaitu merk IR-64 I , II, dan III.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau