Razia Pelat Nomor Kendaraan Mulai Besok

Kompas.com - 19/07/2011, 15:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi berencana melakukan razia pelat nomor kendaraan mulai hari Rabu (20/7/2011). Polisi akan mencopot pelat nomor jika pelat nomor itu tidak sesuai spesifikasinya. Pengendaranya pun akan ditilang dan denda Rp 500.000.

Kepala Seksi Penindakan Pelanggaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Adhie Santika, mengatakan, pelat nomor kendaraan harus dibuat dan terpasang sesuai spesifikasi yang dikeluarkan Polri. "Pelat nomor kendaraan itu sudah ada ukuran standarnya. Antara huruf dan angka juga berjarak, tidak dipepet-pepetkan," kata Santika, Selasa (19/7/2011).

Ia mengakui, karena mendapat "nomor cantik", pemilik kendaraan mencetak sendiri atau memodifikasi pelat nomor kendaraannya. Santika mencontohkan kendaraan dengan nomor B 17 IKU yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga yang terlihat pada pelat kendaraan adalah tulisan "Bijiku".

"Karena dimodifikasi begitu, terbacanya jadi macam-macamlah. Yang sebenarnya, itu akan merugikan pemilik kendaraan tersebut jika misalnya kendaraan itu dicuri. Kami yang patroli untuk menghadang ketika menerima laporannya jadi sulit untuk cepat mengidentifikasinya di jalan," tutur Santika.

Selain itu, polisi juga akan menertibkan pelat nomor instansi atau lembaga yang menempelkan lambang-lambang lembaganya pada pelat nomor sehingga mengaburkan identitas nomor kendaraan. Penempelan lambang yang keliru itu, misalnya, sampai menutupi huruf pada pelat nomor kendaraanya.

"Kalau kedapatan ada pelat nomor yang tidak standar itu, kami akan mencopot pelat tersebut dan menilangnya," jelas Santika.

Dasar hukum penindakan pelanggaran itu adalah Pasal 280 jo Pasal 68 ayat 1 Undang-Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Pelanggar pasal ini dikenakan sanksi denda Rp 500.000," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau