Ekonomi Indonesia di Jalan yang Benar

Kompas.com - 20/07/2011, 14:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perekonomian Indonesia telah berada pada jalan yang benar. Dengan begitu, hal yang diperlukan saat ini, adalah meningkatkan investasi dan pembangunan infrastuktur.

Hal ini disampaikan oleh Chief Economict dan Managing Director for Economic dan Currency Research Bank DBS Singapura, David Carbon, dalam Indonesia Investment Sumit 2011 , di Jakarta, Selasa ( 20/7/2011 ).

"Indonesia telah melakukan hal yang benar. Dan, reformasi terus berlanjut. (Sehingga) terus mendekat kepada peningkatan investment grade credit rating. Jadi, semuanya telah berjalan dengan arah yang benar," ujar David.

Namun, ia menyebutkan sejumlah isu yang masih perlu diselesaikan. Subsisi energi menjadi salah satunya. "Investasi akan sangat membantu dalam meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi jangka panjang," tambahnya.

Ia pun menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada rentang 6-6,5 persen. "Mungkin, (dapat) sedikit lebih tinggi. Sekalipun 6,5 persen terlihat baik saat ini," ujarnya.

David  berharap reformasi dan investasi dapat lebih besar, sehingga pada akhirnya menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang dapat mencapai 7 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau