Kasus gratifikasi

Panja Mafia Pajak Akan Lindungi Gayus

Kompas.com - 20/07/2011, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Panja Mafia Pajak di DPR menyatakan akan melindungi Gayus Halomoan Tambunan karena mantan pegawai penelaah keberatan pajak yang terjerat kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang itu memiliki banyak informasi penting mengenai kasus mafia pajak dan mafia hukum. Apalagi, Gayus pernah menawarkan diri menjadi staf ahli di Komisi Pemberantasan Korupsi atau Polri karena mengetahui banyak penyimpangan dalam perpajakan.

Menurut anggota Komisi III DPR Abu Bakar Al Habsyi, Gayus bisa diberikan pengaman dan ada jaminan dia sebagai whistle blower. "Kita bisa menjamin agar fakta-fakta bisa diungkapkan oleh Gayus," ujar Al Habsyi di hadapan Gayus di Ruang Rapat Komisi III, Rabu (20/7/2011).

Sebelumnya, Al Habsyi memuji sekaligus menyindir Gayus, yang hanya berstatus pegawai negeri sipil golongan IIIA bisa terlibat mafia perpajakan. Apalagi, kata dia, Gayus menggandeng pengacara-pengacara kondang sejak dulu, seperti Adnan Buyung Nasution dan terakhir, Hotma Sitompul. "Betapa hebatnya Anda Gayus. Apalagi didampingi lawyer yang cukup menarik. Berarti Gayus ini banyak uangnya, padahal cuma eselon III. Cerdas benar kawan kita, ini. Hebat bener Anda, Gayus. Mukanya tanpa dosa, saya lihat kawan satu ini baby face," tuturnya.

Al Habsyi dan sejumlah anggota lainnya juga beberapa kali mengungkapkan bahwa Gayus terlihat sebagai sosok yang lugu dan polos. Hal ini terlihat ketika ia menuruti keinginan Denny Indrayana untuk pergi ke Singapura dan bahkan ketika diminta kembali ke Indonesia, Gayus pun melakukannya.

Panja Mafia Pajak menduga, ada pihak tertentu yang berkepentingan untuk menyetir Gayus. Gayus hanya bagian yang menutupi kesalahan lainnya. "Saya melihat Gayus ini lugu dan tampaknya polos. Kau sudah ke Singapura, tapi masih mau balik lagi ke Indonesia. Apakah mungkin ada sistem yang mem-backing-mu atau mungkin pejabat. Harus dibuka. Ada sistem pajak yang salah di Indonesia ini," papar Al Habsyi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau