Skandal calciopoli

Zambrotta: Dua Gelar Juara Itu Milik Kami

Kompas.com - 20/07/2011, 22:35 WIB

MILAN, Kompas.com — Keterlibatan Juventus dalam kasus Calciopoli berimbas pada dicabutnya dua gelar juara Serie A yang mereka raih pada musim 2004/2005 dan 2005/2006. Gianluca Zambrotta, yang menjadi bagian dari tim Juventus saat itu, tetap merasa bahwa kedua gelar tersebut adalah milik "Si Nyonya Tua".

Setelah terbukti bersalah, Juventus mendapat hukuman didegradasi ke Serie B untuk pertama kali sepanjang sejarah berdirinya klub asal Turin itu. Kemudian, gelar musim 2004/2005 ditiadakan dan gelar musim 2005/2006 dihibahkan kepada Inter Milan yang saat itu menduduki posisi dua.

Baru-baru ini, dewan klub Juventus mengajukan banding untuk mencopot gelar yang Inter dapat secara "cuma-cuma" itu. Mereka mengajukan bukti yang menunjukkan bahwa Inter juga terlibat dalam Calciopoli, berlawanan dengan pernyataan tim milik Massimo Moratti itu. Akan tetapi, federasi sepak bola Italia, FIGC, menolak banding itu dan secara hukum gelar yang dipermasalahkan masih menjadi milik Inter.

Zambrotta sendiri mengatakan bahwa ia masih merasa bahwa dua gelar itu adalah miliknya. "Aku selalu mengatakan bahwa seluruh pemain yang bermain bersamaku dalam masa dua tahun di Juventus saat itu telah memenangkan Scudetto di lapangan dan aku bisa merasakan bahwa itu milikku," kata mantan pemain Barcelona itu. (ACMILAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau