Victor indonesia international challenge 2011

Juara Bertahan Putri Terjegal, Nana Lolos

Kompas.com - 21/07/2011, 23:14 WIB

SURABAYA, Kompas.com - Juara bertahan tunggal putri Rosaria Yusfin Pungkasari harus mengakhiri kiprahnya di turnamen bulu tangkis "Victor Indonesia International Challenge 2011". Dia gagal melaju ke babak perempat final.

Pada pertandingan babak 16 besar di GOR Sudirman Surabaya, Kamis (21/7/11) malam, Yusfin menyerah di tangan unggulan kedelapan asal Singapura, Zhang Beiwen, dalam permainan ketat selama tiga game dengan angka 15-21, 21-13, 25-27.

Selanjutnya, Biewen akan ditantang pemain muda asal India, Sindhu PV, yang lolos usai mengalahkan pemain tuan rumah Riski Amelia Pradipta dengan skor 21-8, 18-21, 21-19.

"Permainan cukup alot dan lawan juga bermain bagus. Sayang, saya sedikit kurang tenang sehingga harus kehilangan angka di saat kritis," kata Yusfin yang kini bernaung di PB Djarum Kudus.

Kekalahan Yusfin tidak merembet ke rekannya Fransiska Ratnasari. Juara Indonesia Challenge 2009 yang menjadi unggulan pertama itu, maju ke delapan besar dengan menundukkan Alcala Malvine Ann Venice (Filipina) 21-11, 21-14.

Pada perebutan tiket semifinal, Jumat (22/7/11), Nana--sapaan Fransiska--akan ditantang pebulu tangkis asal Jepang, Masayo Nojirino, yang sukses menghentikan unggulan keenam asal Korsel, Kim Monn Hi, dengan skor 21-16, 21-16.

"Saya berusaha tampil maksimal di setiap pertandingan dan menargetkan bisa juara lagi," kata Fransiska yang baru saja menjuarai turnamen Rusia Challenge.

Sementara itu di bagian putra, dua unggulan teratas masing-masing Tommy Sugiarto dan juara bertahan Alamsyah Yunus juga melangkah ke delapan besar. Tommy Sugiarto membekuk Hayasaki Shuhe (Jepang) 21-8, 21-10 dalam waktu 25 menit, sedangkan Alamsyah Yunus menyudahi perlawanan wakil Jepang lainnya, Kozai Kazuteru, 21-16, 21-14.

Pelatnas Cipayung kembali harus kehilangan satu pemainnya, setelah Evert Sukamta gagal melewati hadangan Indra Bagus dan menyerah 24-22, 19-21, 15-21. Namun, nasib berbeda diraih dua wakil Pelatnas lainnya, Shesar Hiren Rhustavito dan Wisnu Yuli Prasetyo, yang maju ke perempat final.

Shesar Hiren sukses mengatasi unggulan kedelapan Sourabh Verma (India) 21-19, 21-18, kemudian Wisnu Yuli membungkam Park Sung Min (Korsel) 21-13, 22-20.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau