Sinyal Singapura Gempur Pulau Nipah

Kompas.com - 22/07/2011, 12:44 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Sinyal operator telepon seluler Singapura lebih kuat dan konsisten di Pulau Nipah, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dibandingkan sinyal operator domestik. Hanya ada satu operator domestik yang sinyalnya menjangkau sampai Pulau Nipah, itu pun sulit tertangkap.

"Kalau harus melakukan telepon, saya harus naik tower dulu. Di sini, sinyal yang kuat malah dari Singapura," kata Komandan Pleton Satuan Tugas Pengamanan Pulau Nipah, Letnan Satu Marinir Jarot Witono, Jumat (22/7/2011).

Untuk teknologi, menurut Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, tidak ada batas negara. Namun, ke depan sinyal operator domestik semestinya bisa menjangkau Pulau Nipah. Tak hanya Pulau Nipah, sebagaimana terpantau, sinyal operator telepon seluler Singapura juga menjangkau sejumlah pulau di Kepulauan Riau, termasuk di antaranya di Batam. Pulau Nipah terletak di sebelah barat Pulau Batam. Pulau itu awalnya seluas 3.600 meter persegi dan hampir hilang akibat digerus gelombang laut.

Mengingat posisinya berbatasan langsung dengan Singapura sekaligus menjadi titik dasar wilayah perbatasan Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum melakukan reklamasi sejak 2004. Kini, luas pulau tersebut mencapai 49,97 hektar, terdiri atas 43,47 hektar daratan dan 6,5 hektar laguna.

Dari total luas daratannya, 28,47 hektar diperuntukkan bagi kawasan ekonomi dan 15 hektar untuk kawasan pertahanan dan keamanan. Kawasan ekonomi dikelola Kementerian Kelautan dan Perikanan serta kawasan pertahanan dan keamanan dikelola Kementerian Pertahanan.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau