Kewirausahaan

Internet Membantu Membuka Pasar

Kompas.com - 23/07/2011, 03:01 WIB

Nusa Dua, Kompas - Internet menjadi hal yang penting bagi dunia, termasuk bagi kewirausahaan. Fakta bahwa internet membuat banyak hal menjadi lebih mudah, di antaranya komunikasi, harus disadari juga oleh wirausaha.

Demikian pidato kunci Chief Executive Officer Google Erick Schmidt dalam pembukaan acara Pertemuan Kewirausahaan Regional di Nusa Dua, Bali, Jumat (22/7) malam. ”Semua orang dapat mengakses internet. Hal ini membuka kesempatan bagi pengusaha karena setiap orang berpotensi menjadi konsumen,” kata Schmidt.

Kesempatan yang terbuka ini, kata Schmidt, harus dimanfaatkan. Apalagi, di Indonesia penetrasi internet sekitar 18 persen. Kondisi ini semakin diperkuat oleh banyaknya populasi muda di Indonesia.

Wirausaha dapat memperoleh konsumen yang lebih banyak dengan menggunakan internet.

”Di Indonesia, ada sekitar 50 juta usaha kecil-menengah. Kalau menggunakan internet, akan ada perubahan usaha tersebut dari lokal menjadi seluruh negara, dan seterusnya. Akan ada perubahan besar,” tambah Schmidt.

Pertemuan Kewirausahaan Regional, yang digelar hingga Minggu (24/7), merupakan tindak lanjut pertemuan kewirausahaan yang dilaksanakan di Washington DC, Amerika Serikat, April 2010.

Pertemuan regional ini digelar bersama oleh Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI), Kementerian Perdagangan, Global Entrepreneurship Program, dan Amerika Serikat.

Lebih dari 200 delegasi dari ASEAN, India, dan China hadir dalam pertemuan ini. Sejumlah pembicara akan hadir, di antaranya Naeem Zafar, anggota Fakultas UC Berkeley, dan Jim Turley, Global Chairman & CEO of Ernst & Young.

Sedianya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton akan membuka pertemuan regional ini. Namun, jadwal kehadirannya dalam pertemuan ditunda menjadi Sabtu (23/7).

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam sambutannya mengatakan, aset terbesar kewirausahaan adalah ide, visi, dan kreativitas. Selain menciptakan lapangan kerja, kewirausahaan juga dapat mengurangi kesenjangan pembangunan.

”Wirausaha adalah seseorang dengan imajinasi untuk menyiapkan produk atau jasa, kemudian sanggup mewujudkan imajinasi itu menjadi riil,” tambah Mari. (IDR)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau