Promosi

Papua Barat Tak Cuma Raja Ampat

Kompas.com - 23/07/2011, 16:23 WIB

KOMPAS.com — Papua Barat, kini, acap identik dengan Raja Ampat. Ya, salah satu kabupaten di wilayah provinsi tersebut memang menjadi ikon wisata. Beribu kota di Waisai, Raja Ampat menawarkan pesona wisata pantai dan keindahan laut dalam.

Kabupaten Raja Ampat memiliki 610 pulau. Dari jumlah itu, ada empat pulau besar, yakni Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo.

Lalu, dari jumlah pulau tadi, ternyata cuma 35 pulau yang berpenghuni. Lainnya, bahkan belum bernama.

Kendati demikian, sebagaimana pernyataan Kepala Perwakilan Papua Barat di Jakarta, Johni A Rumbarar, Pemerintah Provinsi Papua Barat berupaya untuk menjadikan semua kabupaten dan kotamadya menjadi daerah tujuan wisata. "Kami meluncurkan iklan layanan masyarakat tentang promosi potensi Papua Barat," kata Johni.

Gelaran promosi bertajuk "The Miracle of West Papua" ini bakal berlangsung dua hari pada Sabtu (23/7/2011) dan Minggu (24/7/2011), yang bertempat di Plaza Semanggi, Jakarta.

Lebih lanjut, Johni menerangkan, pihaknya juga ikut memperkenalkan Manokwari. Kota berpenduduk sekitar 150.000 jiwa itu adalah ibu kota Provinsi Papua Barat. Bandar udaranya bernama Rendani dengan panjang landas pacu 2.000 meter.

Kemudian, menurut Johni, pemerintah setempat mengembangkan wisata rohani, khususnya untuk pemeluk Kristen Protestan. Wisata tersebut ada di Pulau Mansinam.

Tak cuma itu, terang Johni, Kabupaten Sorong Selatan mengandalkan industri tradisional tenun ikat yang disebut kain timor. Wisatawan yang ingin mencicipi sirup pala harum bisa berkunjung ke Kabupaten Fakfak.

Wisata alam lain yang layak menjadi destinasi adalah Taman Nasional Teluk Cendrawasih di Kabupaten Teluk Wondama. Taman ini membentang dari timur Semenanjung Kwatisore hingga ke utara Pulau Rumberpon. Panjang garis pantainya 500 kilometer. Lalu, taman ini memiliki luas daratan 68.200 hektar.

Provinsi Papua Barat terdiri dari 10 kabupaten dan 1 kotamadya. Ke-10 kabupaten itu berturut-turut adalah Kabupaten Manokwari, Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Sorong Selatan, Sorong, Raja Ampat, Maybrat, dan Kabupaten Tambrauw. Sementara satu kotamadya adalah Sorong.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau