PD Tak Tanggapi soal Pertemuan Rahasia Bahas KLB

Kompas.com - 24/07/2011, 12:49 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan memilih tak berkomentar ketika ditanya adanya pertemuan rahasia antarbeberapa dewan pimpinan daerah dan dewan pimpinan cabang PD yang membahas rencana kongres luar biasa untuk menggulingkan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum.

"Saya tidak menanggapi soal itu. Tetapi, tidak ada ruang sedikit pun, secelah angin pun, untuk KLB (kongres luar biasa). Jadi, lupakan KLB," kata Ramadhan kepada para wartawan di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional PD di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/7/2011).

Sebelumnya, beredar kabar bahwa seorang petinggi partai mengumpulkan para pimpinan DPD dan DPC PD di sebuah hotel di Sentul pada Sabtu. Ketika dihubungi wartawan dengan nama alias, seorang asisten petinggi partai membenarkannya.

Ramadhan menambahkan, Rakornas kali ini hanya membahas tiga agenda utama, yaitu konsolidasi, perbaikan, dan peningkatan kinerja. Semua kader, kata Ramadhan, sepakat untuk mengamankan Rakornas agar tetap tertib dan sesuai jalur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau